Dampak Erupsi, Pemkab Banyuwangi Minta Warganya Kurangi Keluar Rumah

7
Bagi-bagi masker di depan Pemkab Banyuwangi mengantisipasi abu vulkanik Gunung Agung, Selasa (3/7). (foto/bb/udi)

Banywuangi (BisnisBanywuangi.com) – Erupsi Gunung Agung mulai berdampak pada aktiivitas warga Banyuwangi. Pemkab setempat melalui Dinas Kesehatan mengimbau warganya mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa bepergian, diwajibkan menggunakan masker. Sebab, paparan abu vulkanik Gunung Agung cukup terasa dan berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono berharap warga kota Banyuwangi mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebab, menghindari paparan abu vulkanik Gunung Agung. “ Jika harus keluar, usahakan gunakan masker. Apalagi jika mengendarai motor,” kata Rio disela pembagian masker bagi pengendara motor di depan Pemkab Banyuwangi, Selasa (3/7).

Sebanyak 8000 masker dibagikan warga kota Banyuwangi. Tujuannya, kata Rio, mengedukasi masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah gejala alam tersebut. “ Saat ini abu vulkanik Gunung Agung mencapai Banyuwangi, jadi perlu menjaga kesehatan. Terutama penapasan,” jelasnya.

Paparan abu vulkanik Gunung Agung mulai dirasakan warga kota Banyuwangi mulai pukul 10.00WIB. Hingga siang, paparan abu tipis masih dirasakan warga, termasuk Bandara Banyuwangi. Sehingga, bandara ditutup hingga pukul 15.00 WIB. Seluruh penerbangan dibatalkan. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan