Umpak Songo Diusulkan jadi Cagar Budaya Nasional

12
Situs Umpak Songo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. (foto/bb/ist)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Banyaknya situs sejarah di Banyuwangi menarik perhatian Tim Ahli Cagar Budaya Nasional. Tim ini mengusulkan Bumi Blambangan dijadikan nominator menjadi kawasan cagar budaya. Selain banyaknya situs sejarah, Banyuwangi menyimpang banyak budaya lokal yang khas.

Salah satu peninggalan sejarah yang diusulkan masuk cagar budaya nasional adalah situs Umpak Songo di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Situs ini diyakini menjadi salah satu peninggalan zaman Kerajaan Blambangan. “Dalam rangka penetapan cagar budaya nasional, kami terus melakukan kajian terhadap situs cagar budaya di Indonesia. Kali ini, kami sengaja melakukannya di Banyuwangi,” kata Ketua Cagar Budaya Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Soeroso, awal Desember kemarin.

Tim ini, kata dia, beranggotakan lima belas ahli dari berbagai bidang ilmu. Mulai, ahli geologi, sejarah, geografi, arsitek, dan hukum. Tim ini juga gabungan dari perwakilan direktorat purbakala dan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Menurut Soeroso, ada alasan khusus pihaknya tertarik melakukan kajian di kabupaten ujung timur Jawa ini.“Kami melihat Banyuwangi mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya, salah satunya melalui kebudayaan dan sejumlah destinasi wisatanya. Inilah yang membuat kami tergerak datang ke sini,” kata Soeroso.

Dari fenomena inilah, kata dia, pihaknya ingin melihat potensi cagar budayanya, sekaligus mengkaji kemungkinan diangkat menjadi cagar budaya nasional. Menurutnya, sebuah kawasan bisa disebut sebagai Cagar Budaya karena memiliki keunikan peninggalan budaya dan sejarahnya.

Di Banyuwangi, tim mengunjungi sejumlah situs sejarah. Seperti, situs Inggrisan di Kecamatan Banyuwangi, dan Umpak Songo.  Pihaknya terkesan di situs Inggrisan yang merupakan peninggalan kolonial, dibangun di abad 17. Lalu, ke situs Umpak Songo. Pihaknya berharap, usulan menjadi Cagar Budaya Nasional bisa lolos. Sehingga, Banyuwangi memiliki nilai lebih. Selain situs sejarah, tim juga mengunjungi Desa Adat Using Kemiren, Kecamatan Glagah. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484