Tarian Gandrung Dipentaskan Rutin di Lereng Ijen

12
Sendra tari wisuda Gandrung di kaki Gunung Ijen, Banyuwangi. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Tari Gandrung, tarian khas Banyuwangi kini bisa dinikmati secara rutin. Wisatawan tak perlu menunggu momen khusus untuk melihat atraksi tarian Gandrung. Banyuwangi menggelar sendra tari Gandrung setiap bulan di Taman Gadrung Terakota, persis di kaki Gunung Ijen. Atraksi yang mengisahkan wisuda para penari Gandrung ini akan digelar sepanjang tahun.

Harapannya, selain makin mempopulerkan ritual wisuda penari Gandrung, pertunjukan ini untuk mengenalkan keindahan Gunung Ijen. “ Pertunjukan Gandrung secara massal ini dipersembahkan oleh masyarakat di kaki Gunung Ijen melalui Festival Lembah Ijen,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (21/1).

Menurutnya, kegiatan atraksi seni khas Bumi Blambangan ini murni dari warga. Hal ini untuk mempromosikan kearifan lokal warga setempat. Termasuk, pelestarian kesenian khas Banyuwangi, khususnya Gandrung. Selain pentas tari, digelar juga ajang pameran kuliner tradisional warga setempat.

Anas menambahkan, sendra tari yang digelar rutin akan menambah poin penjualan wisata Banyuwangi. Sebab, seni dan alam Banyuwangi sangat kental dengan nuansa budaya. Sehingga, bisa disajikan bersama. Apalagi, lanjut Anas, sudah ada penerbangan Banyuwangi-Kualalupur. Nantinya, akan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing.

Sendra tari meras Gandrung merupakan ritual bagi para penari Gandrung yang sudah lulus latihan. Tak seperti tarian biasa, para penari harus menjalani ritual wisuda atau peresmian. Setelah itu, para penari berhak menyandang status penari Gandrung profesional. Di Taman Terakota Gandrung terdapat hamparan sawah menghijau, persis di kaki Gunung Ijen. Di sekitarnya berderet ratusan patung Gandrung berbahan gerabah (terakota).

Bagi penari Gandrung, ritual meras atau wisuda sebagai penanda masuk ke dalam dunia tari profesional. Tak hanya menari, mereka juga dituntut ahli menyayikan lagu-lagu pengiring Gandrung.

Rencananya, sendra tari wisuda Gandrung tak hanya digelar sebulan. Namun, bisa seminggu sekali. Setiap akhir pekan. “ Minat wisatawan menikmati sendra tari wisuda Gandrung ini cukup tinggi. Sejak Oktober 2018, sudah ada 10.000 wisatawan yang datang untuk melihat sendra tari tersebut,” kata Sigit Purnomo,penggagas Festival Lembah Ijen. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484