Melanggar, “Billboard” Caleg dan Capres Diturunkan Paksa

2

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi terus bergerak menertibkan alat peraga kampanye (APK) melanggar. Setelah baliho, giliran billboard  capres dan caleg diturunkan paksa, Kamis (14/2). Total 9 billboard  kedapatan ilegal. Tersebar di empat kecamatan.

Penertiban melibatkan personel Satpol PP. Petugas gabungan menggunakan alat khusus untuk menurunkan APK yang terpasang di billboard.  Salah satu yang menjadi sasaran dua billboar capres/cawapres nomor 1 dan caleg DPR RI dari PDIP di Jalan Raya S Parman, Sobo, Banyuwangi. “ Penertiban APK ini tindak lanjut dari laporan Panwascam. Setelah kita kaji, memang melanggar. Sehingga diturunkan,” kata Koordinator Devisi (Kordiv) Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banyuwangi, Anang Lukman usai memimpin penertiban.

Pejabat ini menjelaskan, billboard capres dan caleg tersebut  melanggar Surat Edaran (SE) Bawaslu No.1990/2018 tentang Petunjuk Kampanye. Dijelaskan, dalam aturan, APK dilarang terpasang di tempat yang terkena restribusi pajak. “ Billboard ini tempat yang terkena retribusi. Boleh digunakan, syaratnya harus ada petunjuk dari KPU,” jelasnya.

Berdasarkan aturan itu, lanjutnya, APK yang melanggar harus ditertibkan. Sebelum penertiban, pihaknya memberikan teguran kepada pemasang APK. Karena tak juga diturunkan, pihaknya terpaksa menurunkan paksa. Hingga Kamis siang, ditemukan  9 APK ilegal yang terpasang di billboard, tersebar di empat kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Banyuwangi, Wongsorejo, Kabat dan Rogojampi.

APK yang diturunkan paksa diamankan di Kantor Bawaslu Banyuwangi. Pemiliknya tetap diperbolehkan mengambil. Menurut Anang, penertiban APK melanggar akan terus digelar hingga H-7 pencoblosan pemilu, 17 April mendatang. Sebelumnya, Bawaslu Banyuwangi mencatat jumlah APK caleg dan capres sebanyak 5.015.

Dari jumlah ini, sebanyak 2.254 APK jenis baliho yang melanggar.  Lalu, umbul-umbul sebanyak 198 biji. Sisanya, billboard dan poster. Pelanggaran rata-rata menabrak peraturan daerah (perda). Seperti, terpasang di dekat tempat ibadah, sekolah dan mengganggu pemandangan pengguna jalan. Ada juga yang terpasang di pohon. Dari sekian baliho yang melanggar, sebanyak 2.741 sudah ditertibkan. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484