Musim Hujan, Kawah Ijen Rawan Gas Beracun

4
Kondisi Kawah Ijen, Banyuwangi yang menjadi penambangan belerang. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Keindahan Kawah Ijen dengan api biru di Kabupaten Banyuwangi ternyata menyimpan bahaya. Salah satunya, gas beracun. Musim hujan, kawah di ketinggian 2.443 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini rawan munculnya gas beracun. Wisatawan diimbau waspada.

Pengamat Pos Gunung Api (PGA) Ijen, Bambang Heri mengatakan gas beracun di Kawah Ijen bisa muncul setiap saat. Karena itu, pengamatan kawah dilakukan sangat ketat, selama 24 jam. “Biasanya, musim hujan rawan muncul gas beracun di Kawah Ijen. Ini sangat berbahaya,” kata Bambang Heri, Selasa (26/2).

Pengamat senior ini menjelaskan gas beracun dipicu fenomena alam. Saat, hujan, suhu di atas permukaan kawah menjadi rendah. Sedangkan, di bawah tetap panas. Akibatnya, terjadi konteraksi. Air kawah berputar, memicu munculnya gas beracun. “Gas inilah yang berbahaya dan mematikan,” jelasnya. Karena itu, pihaknya selalu mengimbau pengunjung tak mendekati kawah ketika musim hujan.

Maret  2018, gas beracun Kawah Ijen sempat memicu musibah besar. Sejumlah warga Bondowoso, Jawa Timur terdampak. Menurut Bambang Heri, kondisi ini dipicu gas beracun yang terbawa angin mengarah ke sungai Banyupait, jalur Bondowoso. Sehingga, warga yang berada di bantaran sungai mengalami keracunan. “ Saat gas beracun muncul, kita imbau warga tak sampai turun ke kawah. Sangat berbahaya,” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, potensi gas beracun bisa muncul kapan pun di kawah Ijen. Bahkan, setiap tahun berpotensi muncul dalam intensitas besar. Ditambahkan, biasanya periode Februari-Maret, volume air kawah cenderung bertambah karena hujan. Sehingga, berpotensi naiknya intensitas gas dari dalam kawah. “Tapi, munculnya gas ini tak bisa diprediksi,” imbuhnya.

Karena itu, peralatan pemantau di Kawah Ijen terus dipercanggih. Alat pengintai atu CCTV ditempatkan di beberapa titik di atas bibir kawah. Sehingga, kemunculan gas bisa dipantau dengan cepat. Ketika kondisi membahayakan, petugas langsung meminta penutupan kunjungan. “ Alat pengawas kawah selalu diperbaharui, ini menyangkut keselamatan pengunjung,” pungkas pengamat yang bertugas sejak tahun 1985 ini. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484