Kasus Perusakan Baliho Caleg Berlanjut ke Polres

3
Bawaslu menyerahkan hasil klarifikasi perusakan baliho caleg ke Polres Banyuwangi, Jumat (1/3). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Kasus perusakan baliho caleg DPRD Banyuwangi dan DPR RI di Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, berlanjut ke Polres. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) akhirnya membawa kasus tersebut ke penyidik Polres. Pihak korban juga secera resmi melapor ke Polres.

Ketua Bawaslu Banyuwangi, Hamim menjelaskan setelah melakukan klarifikasi laporan perusakan baliho caleg, pihaknya dua kali melakukan klarifikasi di Gakkumdu. Dari pembahasan kedua, pihaknya memutuskan adanya dugaan pelanggaran pidana pemilu dalam kasus ini. Sehingga, layak dilanjutkan ke Polres. “ Hasil klarifikasi dan pembahasan kami, kasus ini memenuhi syarat dalam pidana pemilu,” kata Hamim usai melapor ke Polres Banyuwangi, Jumat (1/3).

Selain menyerahkan berkas hasil pembahasana Bawaslu, secara bersamaan, dua korban perusakan baliho ikut melapor ke Polres. Sehingga, menjadi dasar penyidik Gakkumdu melanjutkan penyidikan. Selanjutnya, penyidik membutuhkan waktu maksimal 14 hari untuk menyelesaikan penyidikan. Lalu, dilanjutkan ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi. “ Ini indikasi kuat melanggar pasal 280 UU Pemilu. Ancaman pidananya maksimal 2 tahun penjara,” jelas Hamim.

Sebelumnya, dua perwakilan caleg melaporkan perusakan baliho ke Bawaslu. Masing-masing tim sukses caleg DPR RI dari PDIP, Banyu Biru Djarot dan caleg dapil 4 DPRD Banyuwangi dari PKB, Moh. Kojin. Keduanya melaporkan rusaknya baliho masing-masing. Mereka berani melapor setelah menemukan cukup bukti pelakunya. Bahkan, identitas pelaku sudah diketahui dengan jelas. Inisialnya D, yang diduga salah satu pendukung caleg di Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung.

Perusakan baliho itu ditemukan, Rabu (6/2) dini hari. Baliho yang dirusak sebanyak empat lembar. Pelaku mencabut, lalu membuangnya ke sungai dan semak-semak. Parahnya, baliho yang dirusak ini baru beberapa hari terpasang. Alat peraga kampanye (APK) ini merupakan swadaya caleg, bukan difasilitasi KPUD. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484