Maura Yefaneca, Kantongi Ratusan Piala dan Ribuan “Follower”

14
Maura Yefaneca (foto/bb/ist)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – GADIS cilik berkulit eksotis ini dikenal sebagai model berbakat, multitalenta. Selain model, dara kelahiran Banyuwangi 24 Juni 2008 ini juga jago akting dan menari. Berbagai prestasi di bidang model maupun fotogenik diraih putri pasangan Yeni Sulistyowati dan Rudi Yani Wibowo ini. Maurel, begitu karib disapa, sudah mengakrabi dunia model sejak usia 5 tahun.

Di usianya yang masih belia, gadis yang kini duduk di kelas 4 SDN Kepatihan, Banyuwangi ini, sudah mengantongi segudang pengalaman. Seperti, mengikuti berbagai ajang lomba fashion show di berbagai kota.

Tak heran, di rumahnya di kawasan Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, ratusan piala menjadi koleksi gadis yang bercita-cita menjadi model profesional ini. Terbilang belia, gadis kecil ini sudah  menyabet predikat sebagai Duta Muslim Cilik Provinsi Bali tahun 2015 kategori anak. Kala itu, pesertanya dari Jawa dan Bali.

Di tingkat lokal, prestasinya tak kalah banyak. Seperti, juara I Green Recycle tahun 2017 dan Juara II tahun 2018. BEC cilik yang dia ikuti dari kelas I SD sampai  sekarang, selalu menyabet juara favorit.

Maura juga jago akting. Dia sempat bermain film. Salah satunya, film terbaru “Kulari ke Pantai “, karya Mira Lesmana. Film ini mulai tayang di layar Lebar. “Dari sekian peserta, hanya dia yang lolos casting,” ucap sang mama, Yeni Sulistyowati kepada Bisnis Banyuwangi, belum lama ini.

Sebelumnya, dunia akting bukan hal baru bagi si penyuka warna orange  ini. Pemilik senyum manis ini juga sempat membintangi film lokal Banyuwangi, “Sepasang Cendela”, karya sutradara kawakan Reza Wulur.  Dalam film ini, Maura berperan sebagai pemeran utama. Maura juga dinobatkan sebagai salah satu duta cilik Film Banyuwangi.

Gadis manis si bintang sekolah ini juga piawai berpose di depan kamera. Kegiatan pemotretan sudah menjadi santapan sehari-hari. “ Dia ini bisa membawakan banyak karakter sesuai permintaan sang fotografer,” lanjut sang mama mengutip alasan para fotografer.

Darah seni Maura mengalir dari kedua orangtua. Bakat dan prestasi yang diraihnya juga tak lepas dari peran orangtua yang selalu mendukung.

Maura yang kerap disapa Maurel ini juga kerap mengikuti ajang festival di luar kota. Seperti dalam even Badung International Art Carnival, 16 Mei 2018 di Bali. Dan, Malang Flower tahun 2018. Yang membanggakan, dalam even internasional tersebut, dirinya satu-satunya peserta anak dari Banyuwangi.

Meski usia terbilang belia, saat perform, Maura selalu tampil profesional. Sehari-hari, Maura seperti gadis cilik  lainnya. Terkadang masih suka manja, malu-malu. Namun, jika sudah perform di sebuah even dengan ber-make up atau berpose di depan kamera, karakternya begitu keluar. Terasa memiliki aura bintang. Saat ini, di usia belia,gadis kecil ini sudah memiliki ribuan follower di media sosial.

Di tengah kegiatannya yang cukup padat, Maura tak mengesampingkan tugas belajar di sekolah. Bahkan prestasi di sekolah cukup membanggakan. Selalu masuk juara tiga besar di kelas. Kini, Maura tengah mengikuti Bakat Putri Cilik Jawa Timur, sebagai wakil Lumajang. Pihak keluarga memohon dukungan dari masyarakat untuk suksesi ini. “Caranya, mengikuti IG JATIMWINNER, lalu like dan comment foto Maura,” pungkas sang mama. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484