Ruliono : SKPD Jangan Terlalu Lama Dijabat Plt

8
Ruliono. (foto/bb/dok)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – BANYAKNYA satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkab Banyuwangi mendapat sorotan dari DPRD setempat. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliono meminta jabatan pelaksana tugas (Plt) tak terlalu lama. Khususnya, SKPD yang menjadi mesin penghasil pendapatan asli daerah (PAD).

Menurut Ruliono, pemilihan kepala SKPD merupakan hak prerogatif Bupati. Meski begitu, pihaknya berharap, jabatan Plt. tidak berlangsung lama. Sehingga, kinerja pejabat SKPD bisa maksimal. “ Memilih pejabat SKPD memang hak Bupati. Tapi, alangkah baiknya jika SKPD tidak terlalu lama diserahkan ke pejabat Plt,” tegas politisi Golkar ini, Senin (18/2) lalu.

Ditambahkan, sebelumnya terdapat sejumlah SKPD yang dijabat Plt. Dari jumlah ini, kata Ruliono, baru satu jabatan SKPD yang dilelang. Yakni, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB. “ Lelang jabatan memang bagus. Ini menghindari like and dislike. Hanya, jika ada jabatan lowong, sebaiknya segera dilelang juga. Jangan terlalu lama dijabat Plt,” tegasnya lagi.

Selain Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, SKPD lain yang dijabat Plt, masing-masing Kepala RSUD Blambangan, Kadis PU Cipta Karya, Perizinan Terpadu,  dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Ruliono sepakat jika pemilihan pejabat SKPD menggunakan sistem lelang. Sebab, lelang akan menghasilkan pejabat yang berkualitas, memenuhi syarat yang diharapkan. “Kami tidak tahu, kenapa baru satu SKPD yang jabatannya dilelang. Apakah menunggu waktu, biaya atau seperti apa. Itu memang haknya Bupati,” imbuhnya. Menurut Ruliono, semakin cepat jabatan SKPD dilelang, tentunya akan cepat mendapatkan pejabat yang memenuhi syarat. Khususnya, SKPD penghasil yang menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) cukup tinggi.

Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi melakukan lelang jabatan bagi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB yang kosong. Lelang dilakukan jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi. Dari lelang ini, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB akhirnya dijabat Zen Kostolani yang sebelumnya menjabat Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Sementara, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dipegang Kusyadi, sebelumnya Kadis Perhubungan. Ditinggalkannya jabatan Kusyadi, membuat Dinas Perhubungan dijabat Plt. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484