Sukses Menjadi Petani Naga, Ini Rahasianya

44
Master buah naga membagikan tips sukses menjadi petani naga. (foto/bb/tin)

Pesanggaran (BisnisBanyuwangi.co.id) – Harga buah naga di Banyuwangi sempat anjlok. Namun, para petani diharapkan tak berkecil hati. Apalagi patah semangat. Sebab, kesuksesan menjadi milik setiap orang. Hal ini diungkapkan Edi Purwoko, master buah naga dalam kopi darat (kopdar) “ Sehari Jadi Master yang digagas Paguyuban Petani Buah Naga, di RM. Rojo Nogo Pesanggaran, Minggu, (10/3) lalu.

Menurut Edi Purwoko,  petani buah naga harus bisa berpikir maju. Selain bekerja keras, harus bisa bekerja cerdas. Dalam Kopdar ini, berbagai masalah petani buah naga dibedah. Dari  masalah teknis seputar budidaya buah naga hingga masalah permodalan.

Menurut Edi, panggilan akrabnya, jika proses budidaya dimaksimalkan hasil panen buah naga cukup menggiurkan. Bahkan tak harus punya lahan luas untuk membeli satu mobil mewah. “Minimal tanam satu hektar lahan sudah bisa dapat mobil Expander,” ungkap Edi.

Di awal masa tanam, kata dia, buah naga tergolong jenis tanaman yang mudah dikembangkan. Tapi seiring waktu banyak masalah muncul. Salah satunya, serangan cacar.  Cacar menyerang di tahun ketiga dan keempat. “Di Banyuwangi seharusnya sudah musnah. Tapi karena petani Banyuwangi inovatif, sehingga tanaman buah naga masih bertahan,” jelasnya.

Kata Edi, cacar menyerang batang terlemah dari buah naga. Yakni, batang muda dan buah muda. “Cara mengatasi sembuhkan dan cegah,” ucapnya. Penanganan cacar tak bisa langsung selesai, tapi perlu treatment rutin dan tepat sasaran.

Cara maksimalkan hasil buah naga lanjut Edi bisa menggunakan sistem lampu. Waktu tepat mulai menyalakan lampu di bulan dua. “Tapi tak perlu 20 hari. Nyala 5 hari kalau sudah ada gejala muncul bunga lampu bisa dimatikan,” ucapnya.

Menyalakan lampu  paling baik, mulai jam 12 malam sampai pagi. Minimal 4 jam, maksimal 5 jam. Makin besar watt makin cepat. Maksimal 15 watt. Paling baik pemasangan lampu di antara tanaman buah naga. Lampu efektif jenis spiral.

Cara mengantisipasi tanaman yang berbuah lebat di awal, tapi selanjutnya nihil dengan mengistirahatkannya.. “Jika sudah banyak, tiga tingkat istirahatkan selama 15 hari sampai satu bulan. Buah naga akan kembali fresh seperti di awal,” ucapnya. Syaratnya, setelah buah dipetik, tanaman dipupuk lagi, air harus maksimal.

Edi mengatakan buah naga tanaman paling rakus dengan unsur hara. Pembenahan tanah sangat dibutuhkan buah naga. Cara pemupukan  maksimal ketika mau keluar bunga. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484