Bertemu Menteri Luhut, Nelayan Muncar Keluhkan Hilangnya Lemuru

30
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan mengunjungi kawasan pasar ikan Muncar, Banyuwangi, Jumat (29/3). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Kedatangan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan ke kawasan Pelabuhan Muncar, Banyuwangi, Jumat (29/3), dimanfaatkan nelayan setempat untuk menyampaikan keluhan. Salah satunya, terkait hilangnya habitat ikan lemuru. Versi nelayan, sejak tahun 2009, habitat ikan lemuru terus berkurang.

Padahal, dahulu, ikan lemuru menjadi ikon bagi nelayan Muncar. Selain kaya gizi, harga dari ikan ini juga relatif baik. Menyikapi keluhan ini, Luhut berjanji akan segera mengambil tindakan. “Nanti akan segera kita teliti, melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan maupun BPPT. Apakah masalah migrasi ikan atau terkait palung laut. Segera kita tinjau,” tegasnya.

Luhut mengajak nelayan menjaga kebersihan Pelabuhan Muncar. Apalagi, memiliki potensi sebagai salah satu destinasi wisata daerah. “Presiden telah mencanangkan program Indonesia bersih dan sehat. Masalah kebersihan menjadi aspek yang penting. Banyuwangi juga punya peran yang penting untuk kesuksesan program ini. Apalagi saat ini Banyuwangi salah satu daerah tujuan wisata,” imbuhnya.

Kawasan Muncar, kata dia, memiliki daya tarik pariwisata yang unik. Potensi ikan dan budaya lokalnya sangat menarik jika menjadi destinasi wisata. Salah satunya, pasar ikan yang bisa menjadi daya tarik turis. Sehingga, harus dijaga kebersihannya. “Jangan sampai sampah-sampah, terutama sampah plastik mengotori laut,” ujarnya.

Ditambahkan, jika partikel sampah plastik yang dibuang ke laut sampai dimakan ikan, maka akan tersimpan sebagai racun di tubuh ikan. Apabila ikan itu dimakan oleh manusia akan menjadi sumber penyakit bagi tubuh. Pihaknya berharap, penyakit akibat makan ikan yang tercemar sampah plastik ini bisa dihindari.

Nelayan juga diminta ikut menjaga tanaman mangrove di sekitar pantai. Kawasan mangrove, kata Luhut, sebagai tempat berkembang biak ikan.”Saya lihat dari udara mangrovenya sangat bagus, jadi tolong dijaga, termasuk dari serbuan sampah,” pungkasnya. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484