Stok Langka, Harga Pisang Meroket

60
(foto/bb/tin).

Genteng (BisnisBanyuwangi.co.id) – Pisang, buah satu ini belakangan stoknya makin langka. Hal ini akibat serangan virus, membuat petani di sejumlah kawasan mengalami gagal panen. Di tengah kelangkaan stok pisang, harga pisang makin meroket. Hal ini diakui Wagini pedagang pisang di kawasan Pandan, Genteng. “Beberapa bulan belakangan stoknya langka, harganya pun naik,” ungkapnya.

Meski langka, Wagini tak sulit mendapat stok pisang. Mengingat dirinya sudah bekerja sama dengan beberapa pengepul pisang dan petani pisang. Apalagi dirinya berani membeli dengan harga lebih tinggi. Stok pisang dia dapat dari berbagai kawasan. Salah satunya kawasan perkebunan Glenmor.

Jenis pisang yang paling laku di pasaran, jenis pisang ambon dan kepok yang tua dari pohon. Dengan harga beli mulai Rp 15.000 per sisir dari petani, dia jual senilai Rp 20.000 s.d. Rp 30.000 per sisir.  “Tergantung kualitas pisangnya,” ucapnya.

Sebagian besar permintaan pisang datang dari masyarakat lokal. Dalam sehari Wagini bisa menjual rata rata 50 sisir. Dengan perolehan omset, paling sepi Rp 500.000 per hari. Bahkan rata rata mencapai omset Rp 1 juta per hari. Saat ramadhan, permintaan pisang makin ramai. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484