Desa Taman Suruh, Nikmati Keindahan Bunga Api Sambil Berfoto Selfie

86
(foto/bb/tin).

Glagah (BisnisBanyuwangi.co.id) – Banyuwangi Agro Expo 2019 kini menjadi ikon wisata baru di Bumi Blambangan. Berlokasi di kawasan wisata Desa Taman Suruh Kecamatan Glagah, wisata agro seluas 5,3 hektare ini sukses menyedot ribuan wisatawan, baik  lokal maupun luar daerah. Mengusung tema “Banyuwangi Creative Agriculture” agro expo 2019 ini menawarkan suasana baru bagi warga kota.

Suasana sejuk dengan pemandangan menarik, menjadi daya tarik wisatawan datang ke lokasi. Di sini mengunjung bisa melihat berbagai jenis tanaman dan tetu saja berfoto selfi. Apalagi selama tanggal 25 Mei s.d. 1 April pengunjung bisa masuk ke lokasi secara gratis.

Lokasi agro expo ini bisa ditempuh selama 30 menit dari pusat kota Banyuwangi. Tak hanya wisatawan lokal, wisatawan dari luar kota pun cukup banyak. Seperti dari Jakarta dan Bali. Terdapat beberapa area yang bisa dikunjungi wisatawan. Di lokasi, wisatawan disediakan kendaraan khusus yang bisa dimanfaatkan berkeliling agro expo.

Menariknya, agro wisata 2019 ini menyuguhkan suasana kebun malam hari. Mengingat, agro expo 2019 ini di buka mulai pukul 09.00 pagi sampai 21.00 WIB. Di sebelah selatan pintu masuk pengunjung bisa menjumpai zona playground dan edukasi.

Dimana pada zone ini, terdapat wahana flying fork dan pain ball yang sangat menarik dan sayang dilewatkan. Di zone ternak, terdapat juga sangkar burung raksasa. Pengunjung yang memiliki hewan peliharaan pun bisa berkonsultasi tentang kesehatan ternak di stan yang ada.

Di dalam kawasan agro expo, terdapat area perkebunan dan holtikultura. Di sini pengunjung bisa mendapati berbagai jenis tanaman perkebunan seperti kopi, kakau serta berbagai tanaman sayuran seperti terong, tomat dan kebun vanili.

Pengunjung yang tertarik dan ingin membudidayakan tanaman yang ada di area agro expo bisa berkonsultasi dengan petugas jaga setempat. Di kawasan agro expo, pengunjung pun bisa mencicipi aneka kuliner Banyuwangi di stan UMKM. “Mantaf banget pokoknya, bisa mencicipi kuliner di atas ketinggian, “ ucap Sunarti, pengunjung asal Bangorejo.

Selain stan kuliner, terdapat stan yang menyediakan berbagai souvenir dan stan produk pertanian yang bisa pengunjung bawa pulang. Pengunjung yang ingin ke toilet pun bisa datang ke beberapa lokasi seperti area playground, area perkebunan dan area tanaman pangan.

Di area tanaman pangan, pengunjung bisa menjumpai berbagai jenis tanaman pangan. Seperti padi, kedelai, sergum, cantel dan tanamn umbu umbian. Untuk tanaman padi, terdapat berbagai varietas padi.

Ada juga tanaman umbian-umbian seperti garut, umbi jalar dan kentang. Ada juga berbagai jenis tanaman jagung, seperti jagung manis dan jagung hitam. Di area lokasi, pengunjung di larang merusak properti, memetik tanaman dan mengganggu hewan. Di samping tak membuang sampah sembarangan.

Keberadaan spot selfie menjadi daya tarik wisatawan datang ke lokasi. Terdapat cukup banyak spot selfi. Seperti labirin matahari, bunga api, menara api, dan payung pelangi. Keindahan bunga selosia atau dikenal dengan sebutan bunga api menjadi lokasi favorit pengunjung berfoto selfie.

Dikatakan Kadis Pertanian Kabupaten Banyuwangi Arief Setyawan, Banyuwangi agro expo 2019 merupakan kawasan wisata baru di Banyuwangi. “Jadi ke depan kawasan agro expo ini bisa menjadi destinasi wisata baru di Banyuwangi,” ungkapnya kepada Bisnis Banyuwangi, belum lama ini. Perlu waktu selama 3 bulan guna persiapan lahan. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484