TMMD Sambungkan Jalur Pengembangan Wisata Pedesaan

15

Genteng (Bisnis Banyuwangi) – Kabupaten Banyuwangi terpilih menjadi salah satu lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 tahun 2019. Dari pogram ini, TNI membangun berbagai fasilitas yang mendukung pengembangan pariwisata pedesaan. Salah satunya, jalan raya dan fasilitas lain.

Gubernur Khofifah, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi bersiap membuka TMMD 105 di Banyuwangi, Kamis (11/7). (ist)
Gubernur Khofifah, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi bersiap membuka TMMD 105 di Banyuwangi, Kamis (11/7). (ist)

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen (TNI) R. Wisnoe Prasetja Boedi mengatakan ada lima kabupaten di Jatim yang mendapat sasaran TMMD tahun 2019. Masing-masing, Kabupaten Banyuwangi, Sampang,Trenggalek, Blitar dan Bojonegoro. “ Memang setiap tahun kita gilir untuk mendapat TMMD. Di Banyuwangi ini, kita mendukung pengembangan akses pariwisata,” kata Jenderal bintang dua tersebut usai membuka TMMD ke 105 di lapangan Maroon, Genteng, Kamis (11/7).

Pelaksanaan TMMD dijadwalkan selama satu bulan ke depan. Ada dua program utama yang dilakukan oleh pasukan kebanggaan rakyat tersebut, yakni, program fisik dan non-fisik. Program fisik diharapkan bisa membantu pemkab untuk membangun infrastruktur desa. Pihaknya berharap TMMD ini bisa semakin meningkatkan kecintaan masyarakat pada TNI. “Jika rakyat merasakan langsung manfaat dari keberadaan TNI, akan semakin meningkatkan kecintaan dan kemanunggalan dengan rakyat,” jelasnya. Sedangkan program pembangunan non-fisik berkaitan dengan bela negara,  wawasan kebangsaan, penyuluhan anti narkoba, kesehatan hingga deradikalisasi.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menambahkan Banyuwangi sengaja dipilih, karena kinerja pemerintahannya yang tinggi, selain juga pemerintah daerahnya dinilai sinergis dalam pelaksanaan program yang dihelat secara Nasional.

Beberapa program fisik yang dibangun  dalam TMMD kali ini antara lain jalan penghubung Desa Setail dan Desa Dasri sepanjang 1120 meter, penahan jalan, jembatan, dan plat deker. Selain itu, bedah rumah sebanyak 20 unit, mushala 1 unit, MCK 3 unit dan pos kamling.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi penyelenggaraan TMMD kali ini. Keterlibatan TNI dalam menyiapkan berbagai infrastruktur fisik dan non fisik, diharapkan bisa meningkatkan aksesibilitas antar desa. “Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di desa yang selama ini terus kita genjot pertumbuhannya,” ujarnya. (udi)