Kampung Pinkan, Gerakan Konservasi air sampai Diet Kantung Plastik

33

Cluring (bisnisbanyuwangi.co.id) – Desa Cluring berada di wilayah Kecamatan Cluring ini kaya akan potensi. Salah satunya potensi wisata. Belakangan, dibuka kawasan wisata Kampung Pinkan (pinggir kanal).
Selain digelar kegiatan konservasi air, di kawasan ini digelar gerakan Diet Kantung Plastik.
Dikatakan PJ Desa Cluring Najamudin Arif S.E., kampung Pinggir Kanal ini hadir atas inisiatif warga, yang sebelumnya ada kelompok masyarakat yang berkecimpung pada potensi olahan ikan. Kemudian didukung pihak desa bersama Dinas Perairan setempat.
Masyarakat Desa Cluring di ajak sadar lingkungan dengan menggelar kegiatan bersih bersih sungai sampai menjaga lingkungan dari sampah plastik.
Selain dilakukan kegiatan konservasi air dengan cara tebar bibit ikan di sekitar sungai. Juga ada pelatihan olahan ikan.
Di kawasan ini pengunjung juga bisa menikmati olahan ikan di kafetaria sekitar sungai. Salah satu menu andalan, pepes oleng.
Ada juga layanan perahu motor. Dengan perahu motor, pengunjung bisa jalan-jalan menyusuri sungai. Kampung Pinkan dilengkapi kawasan free Wi-Fi sehingga cocok sebagai kawasan nongkrong yang menarik.
Tiap malam minggu ada pagelaran akustik dan lomba mancing.
Kehadiran Kampung Pinkan ini menarik kedatangan Ketua geopark pusat Jakarta, Rani, belum lama ini.
Dikatakan Wibi Untoro Ketua geopark Global Banyuwangi, untuk melengkapi kelengkapan binaan Dinas perikanan terlibat langsung dalam pengelolaan.
Tim ini juga bekerja di bawah arahan dinas pengairan terkait debit air.
Kapan air ini normal dan terjadi pengeringan.
“Sehingga Saat musim kemarau seperti ini, program pengairan, melakukan pengeringan. Untuk budidaya ini saat tepat untuk sterilisasi lingkungan budidaya,” ucapnya.
Tujuan gerakan sadar lingkungan ini kata Wibi, mengurangi sampah di perairan.
“Dengan adanya budidaya ikan di perairan umum yang dikendalikan warga, warga bisa mendapatkan ikan dengan mudah untuk kebutuhan gizi mereka, tambahnya.
Dikatakan Wibi, ketika perairan penuh ikan, warna ikan bisa meningkatkan nafsu makan. Dan, itu sudah terbukti.
Banyak anak rewel, susah makan, dengan memberi makan ikan, anak- anak jadi ikut makan. Bahkan melihat dan memberi pakan ikan bisa untuk terapi kesehatan. Kotoran ikan bisa hasilkan protein merupakan makanan bagi bakteri.
Untuk peluang budidaya dari segi hasil, ikan sisik per meter2 bisa diisi sampai 200 ekor. Ikan beragam, ada ikan endemik asli Banyuwangi.
Tiap hari di Kampung Pinkan, pengunjung bisa melihat ikan. Kecuali pada masa pengeringan. Keberadaan ikan juga berdampak pada pelaku UMKM. Festival ini sebuah tawaran solusi bagi semua kalangan.
Dikatakan Arif, dibagikan hulu sungai tepatnya Dusun Karangrejo menjadi habitat labi-labi.
Jika sebelumnya, masih ada perburuan labi-labi, setelah adanya gerakan sadar lingkungan, masyarakat sadar ikut menjaga lingkungan.
Selain potensi wisata, Desa Cluring kaya akan potensi pertanian. Salah satunya wisata agro jambu air.

Gelar Festival
Belum lama ini di Kampung Pinkan digelar Festival Cipta Wisata Barkanli 2019. Dimeriahkan tampilan Gandrung Pinkan kolosal. Hadir mewakili Bupati Banyuwangi Drs. Dwi Yanto selaku Bagian Pemberdayaan dan SDM.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan penebaran 5000 bibit ikan.
Ada serangkaian kegiatan festival. Dari Jumat s.d. Senin ( 15 s.d. 18 November) 2019.
Diisi dengan kegiatan soft opening, pameran UKM, pelatihan pengolahan ikan, gerakan gemar makan ikan dan senam.