Praperadilan Dicabut, Status Tersangka Waridjan Cs Jalan Terus

Zaenuri, kuasa hukum Waridjan Cs menyatakan pencabutan praperadilan di PN Banyuwangi, Senin (foto/bb/5/2).

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – Proses hukum Waridjan dan kawan-kawan terkait kasus Perpenas 1945 tajmpaknya akan jalan terus. Ini setelah gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka oleh Polda Jatim dicabut di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Senin (5/2).

Artinya, status tersangka Waridjan Cs akan tetap berjalan. Waridjan ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Jatim dalam kasus penggelapan dan pemalsuan dokumen. Selain Waridjan, Polda menetapkan tersangka kepada tiga rekannya. Masing-masing Inggrid Meyrooroh, Tutut Hariyadi dan Sihar Simanulang. Keempatnya dilaporkan oleh Nurul Islam, Perpenas Kubu Sugihartoyo.

Menariknya, dalam sidang praperadilan pertama, kubu Waridjan memilih mencabut gugatan. Alasannya sederhana. Ada upaya damai antara kubu Waridjan dan Sugihartoyo. ” Jadi klien kami sepakat mencabut praperadilan penetapan tersangka dari Polda. Alasannya, sudah ada upaya damai antara klien kami dan kubu Sugihartoyo,” kata Mohammad Zaenuri, kuasa hukum Waridjan Cs usai persidangan.

Menurut Zaenuri, pihaknya menghormati keputusan kliennya yang mencabut gugatan praperadilan. Meski dengan konsekuensi penetapan tersangka dari Polda akan jalan terus. “Sebenarnya kami sudah meyakinkan untuk melanjutkan sidang praperadilan, tapi klien kami memiliki keputusan lain,” tegasnya.

Sementara pihak Polda yang diwakili Bagian Hukum Polres Banyuwangi, Aiptu Bambang Purwanto menerima pencabutan praperadilan tersebut. Dengan pencabutan ini, proses hukum keempat tersangka tetap jalan terus.

Karena gugatan praperadilan dicabut, Hakim tunggal Heru Setiadi langsung mengeluarkan penetapan sidang. Isinya, gugatan praperadilan gugur. ” Kita buatkan penetapan karena kedua belah pihak sudah sepakat pencabutan gugatan praperadilan,” tegas Haru.

Gugatan praperadilan Waridjan Cs ini merupakan buntut panjang konflik periodisasi  Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 1945 Banyuwangi. Dari konflik yang meledak tahun 2015 ini pecah dua kubu, Waridjan Cs dan Sugihartoyo. Kedua kubu sempat saling lapor ke Polda Jatim. (udi)