Komisi IV Dorong Perluasan TPSA

Salimi. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – PERSOALAN sampah mendapat sorotan DPRD Banyuwangi. Komisi IV DPRD mendesak pemkab segera melakukan perluasan tempat penampungan sampah akhir (TPSA). Alasannya, TPSA yang ada sekarang dalam kondisi kritis. Tumpukan sampah menggunung, membahayakan lingkungan dan warga sekitar.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi Salimi menegaskan pihaknya mendorong pemkab melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera memikirkan penanganan TPSA. Salah satunya, melakukan pelebaran TPSA. “ TPSA di Bulusan, kondisinya mengkhawatirkan. Ketinggian tumpukan sampah sudah 5 meter. Ini berbahaya tak hanya bag warga, tapi juga lingkungan,” kata Salimi , pekan lalu.

Politisi PDIP ini menjelaskan pengadaan lahan TPSA sudah bersifat mendesak. Diharapkan, tahun 2018, perluasan TPSA bisa terealisasi. “ Jadi, harus ada TPSA baru sebagai penyangga. Jika tidak, TPSA Bulusan akan makin parah,” tegas politisi asal Singojuruh ini. Selama ini, kata dia, TPSA di Bulusan hanya seluas 2 hektar. Kondisi ini membuat tumpukan sampah menggunung. Kondisinya tak memenuhi syarat lagi. Pihaknya berharap, pemkab segera melakukan pembebasan lahan untuk TPSA baru. Apalagai, kata Salimi, dalam APBD 2018, sudah dianggarkan pembelian lahan TPSA senilai Rp 19 miliar. “ Kalau misalnya dapat 5 hektar, dipakai saja dulu. Yang penting, ada TPSA penyangga,” ujarnya.

Dengan TPSA baru, harapannya, pengelolaan sampah menjadi lebih sehat dan standar. Kondisi lingkungan di sekitar TPSA juga tak membahayakan warga. Salimi berharap semua pihak mau menyadari kebutuhan persoalan sampah ini. Sehingga, tidak ada alasan lagi menunda pengadaan lahan baru untuk TPSA. Terkait hal ini, pihaknya sudah menggelar rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup. Sehingga, program pengadaan lahan TPSA bisa segera ditindaklanjuti.  “ Ini sangat mendesak, tidak bisa ditunda-tunda lagi,” pungkasnya. (udi)