Illira Hotel, Tawarkan Panorama Selat Bali dan Ijen

GM Illira Hotel Banyuwangi, Rendy Kurniawan didampingi Sales Manager Dondik Susanto. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – FASILITAS pendukung pariwisata di Banyuwangi, bertambah. Khususnya hotel. Terbaru, hotel bintang empat Illira Hotel beroperasi di Bumi Blambangan. Meski bintang empat, hotel di bawah jaringan Singgasari Resort, Malang ini tampil dengan fasilitas selevel dengan bintang lima. Cukup elegan.

Ada 137 kamar tersedia. Terbagi dalam empat tipe. Harganya, ditawarkan mulai Rp 1,2 juta. “ Tapi, khusus selama masa promo, kami tawarkan harga terendah Rp 500.000 plus, selama dua bulan,” kata General Manager (GM) Illira Banyuwangi, Rendy Kurniawan didampingi Sales Manager Dondik Susanto usai peresmian Illira Hotel Banyuwangi, Kamis lalu.

Pria ini menjelaskan konsep dan arsitektur bangunan dan ruangan Illira Hotel merupakan perpaduan modern dan budaya Using. Mulai dari lobi hotel, lounge hingga bar di lantai 11, menyajikan beragam ornamen lokal Banyuwangi. Dia mencontohkan di lobi hotel terdapat ornamen burung cucak hijau, ciri khas burung lokal Banyuwangi. LaluSritanjung, ornamen sumur Sritanjung, legenda Banyuwangi. Kemudian, di ballroom, terdapat karpet berornamen batik gajah oling. Di restauran lantai 3, beratapkan cingkek, alat panggul khas Using. Lalu, di lantai 11, ada blue fire lounge dan bar beratapkan pendopo dan pagar rumah Using. “ Kami sengaja mengusung konsep lokal. Ini jadi ciri khas,” jelas Rendy.

Ditambahkan, pihaknya tak hanya menyuguhkan fasilitas kamar selevel bintang lima. Sejumlah fasilitas pendukung lain bisa dinikmati. Seperti, kolam renang dan fitness center di lantai 3. Yang menarik, dari  lantai ini, pemandangan Selat Bali terlihat indah. Selain itu, di lantai 1-3, terdapat 6 meeting room. Paling besar di lantai 1, bisa menampung hingga 1000 orang. “ Pemandangan dari kamar lantai 5-11, menampilan pemandangan triangle. Selat Bali dan sunrise, kota Banyuwangi dan Gunung Ijen. Jadi, dijamin indah,” jelasnya.

Pihaknya sengaja ikut meramaikan pasar hotel di Banyuwangi lantaran berbagai alasan. Salah satunya, mendukung pariwisata Banyuwangi, sekaligus ikut membuka lapangan kerja. Menurut Rendy, Banyuwangi memiliki bandara. Potensi ini yang berpeluang memunculkan kegiatan bisnis dan pariwisata. Apalagi, lokasi Banyuwangi berdekatan dengan Bali. Pihaknya siap mendukung kegiatan World Bank-IMF di Bali, Oktober mendatang.

“ Banyuwangi menjadi tempat berlibur, sekaligus tujuan MICE (meeting, incentive, converence dan exhibition). Pihaknya berharap, Illra Hotel menjadi yang terdepan di Bumi Blambangan. “ Lokasi kami dekat pantai yang indah, dari bandara hanya 40 menit. Dan, dari pelabuhan Ketapang hanya 10 menit,” ujarnya. Tenaga lokal yang diserap mencapai 80 persen dari total tenaga kerja. (udi)