Unik, Kerupuk Berbahan Buah dan Sayur

Proses pengemasan kerupuk berbahan sayur. (foto/bb/wid)

Kalipuro (BisnisBanyuwangi.com) – BERAWAL kegemarannya mengkonsumsi kerupuk, Eka Kurnia, ibu rumah tangga asal Perum Permata Asri Klatak, Kalipuro, memilih membuka usaha pembuatan kerupuk. Bedanya, kerupuk buatannya berbahan sayur. Awalnya, ia hanya iseng membuat produksi kerupuk, sekadar mengisi waktu luang, sekaligus menyalurkan hobi memasak.

Menurut Eka, membuat kerupuk sayur, ternyata cukup sederhana. Sayur disiapkan, dicampur dengan bahan kerupuk dan bumbu, di-mixer, diaduk, lalu dimasukkan dalam plastik. Plastik yang sudah berisi sayur itu kemudian direbus. Setelah masak, diiris, dijemur. Kemudian, dilakukan pengepakan dalam plastik yang sudah diberi label.

Mulanya, Eka tidak menyangka usahanya bisa seperti ini. Berawal dari hobinya yang gemar makan kerupuk, perempuan ini mulai melakukan serangkaian uji coba. Sekitar tahun 2015,  dia mencobanya dengan resep. Bukan hanya bahan kerupuk, tetapi dicampur dengan sayur bayam di pekarangan rumahnya.

“Setelah berhasil mencoba pada satu jenis sayur, mencoba dengan sayur-sayur lainnya, dan hasilnya semua sayur bisa dijadikan kerupuk,” kata Eka kepada Bisnis Banyuwangi, pekan lalu.

 Seiring perjalanan waktu, produk kerupuk “ Fyanka” ini memiliki beragam olahan alami untuk pembuatan kerupuk. Seperti tempe, singkong, bayam, wortel, buah naga dan ikan laut.

“Kalau dari ikan tongkol ya putih gitu hasil krupuknya. Kalau dari buah naga atau wortel kadang warnanya (krupuk) cerah kadang nggak, tergantung buahnya,” ujarnya.

Selain dipasarkan pada pameran Banyuwangi Festival, produk buatannya telah masuk pasar online di situs milik UMKM milik Pemkab. Termasuk dipasok ke beberapa pusat oleh-oleh di Banyuwangi.

Ia mengaku terbantu dengan penjualan dari situs online UMKM. Sebab produk buatannya laku hingga Surabaya dan Lombok. Biasanya pembeli memesan produknya berkisar 2 hingga 3 kilogram.

Harga kerupuk mentah berbahan sayur dipatok Rp 12.000 hingga Rp 40.000 per bungkus tergantung beratnya. Sedangkan harga kerupuk matang atau siap santap mencapai Rp 60.000 per kilogram. (wid)