Lebih Hemat, Karung Bekas Diminati

Usaha karung bekas cukup diminati. (foto/bb/tin)

Srono (BisnisBanyuwangi.com) – KREATIF mengolah barang bekas, mendatangkan pundi rupiah. Hal ini yang dilakukan Hj. Raunah. Sejak tahun 2005 silam, wanita asal Desa Sukomaju, Kecamatan Srono ini berburu karung bekas.  Selanjutnya, diproses dan dijual kembali. Permintaan karung bekas ini tembus ke berbagai daerah. Seperti Bali dan Jember.

Hj Raunah merintis usaha ini dari nol. Dirinya berburu karung bekas ini ke Surabaya dan Bali. Berbagai jenis karung bekas dia tampung. Dari bekas pakan ternak, sampai karung bekas pabrik. “ Harga belinya mulai Rp 500 hingga Rp 1.400 per karung,” ucapnya kepada Bisnis Banyuwangi, pekan lalu.

Saat ini di rumahnya terdapat 80.000 karung bekas, terdiri dari berbagai ukuran. Sebagian karung bekas ini sudah diproses dengan cara dicuci dan dijemur. Proses penjemuran masih mengandalkan sinar matahari. Karena itu, musim penghujan menjadi kendala. Setelah kering, karung juga diservis, jika perlu. Dari stok karung yang ada, tak semua bersih. Sebagian masih menumpuk dalam kondisi masih kotor, menunggu uluran tangan. Dalam bekerja, dirinya dibantu 5 tenaga kerja tetap dan beberapa tenaga lepas. “Proses cuci dengan sistem borongan. Ongkosnya Rp 60.000 per 1000 karung,” ucapnya.

Dia mengaku mendatangkan karung bekas ini melalui jasa ekspedisi. Setelah bersih dan kering, karung bekas ini dijual kembali. Peminatnya banyak. Selain memenuhi permintaan dari Banyuwangi, juga melayani pesanan dari Jember dan Bali.

Peminat kian ramai saat musim panen. Per hari dirinya bisa melayani 5.000 hingga 10.000 permintaan karung bekas. Para pelaku usaha memilih membeli karung bekas pakai. Selain lebih hemat juga kualitasnya masih bagus. Hj Raudah menjual karung bekas dengan harga bervariasi, tergantung ukuran dan ketebalan karung. Dijual dari harga Rp 650 hingga Rp 2.000 per karung. Saat ini, kata Hj Raudah, karung bekas pakan lele, masih paling laris. Dari usaha ini pihanya bisa mendapat penghasilan Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per bulan. (tin)