Pengusaha Salon Bersiap Panen

Layanan jasa salon mulai bersiap panen menjelang datangnya Lebaran. (foto/bb/ida)

Tegalsari (BisnisBanyuwagi.com) – SALON, usaha jasa yang seolah tak pernah mati. Menjelang Lebaran, jasa salon bersiap panen. Seiring perkembangan gaya hidup, jasa salon makin diminati. Perawatan salon juga beragam. Tak hanya potong rambut, kini merambah ke layanan kecantikan lainnya.

“ Kita mulai bersiap menyambut Lebaran. Salah satunya, menambah stok perlengkapan salon,” kata Icha, pemilik “Sasa Salon” di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari kepada Bisnis Banyuwangi, pekan lalu.

Berawal dari pengalaman bekerja di salon ternama, wanita 28 tahun ini membuka jasa salon sendiri. Bermodal Rp 50 juta, dia memulai usaha, mempekerjakan dua orang. Meski baru tiga tahun, pelanggannya lumayan. Jasa perawatan kecantikan yang ditawarkan terbilang lengkap. “ Kami juga melayani rias pengantin,” ujarnya.

Jasa paling laris dan murah adalah potong rambut. Hanya, Rp 8000 hingga Rp 10.000 untuk laki dan Rp 15.000 hingga Rp 25.000 untuk perempuan. Ada juga layanan smoothing, butuh waktu 4 jam. Pasokan obat untuk jasa kecantikan ini didatangkan dari para sales.

Menghadapi ketatnya persaingan salon dengan banting harga, Icha memilih tak ikut-ikutan. Namun, tetap mengedepankan kualitas. “Kalau kualitas bagus, konsumen akan bertahan,” jelasnya. Trik lainnya menghadapai persaingan, pihaknya tak membatasi waktu buka. Artinya, meski malam hari, tetap dilayani. Alasanya, konsumen tak semuanya bisa datang malam hari. Sehingga, harus berani buka hingga malam. Pelayanan ditutup setelah konsumen habis. Dari usaha ini, omzet bisa tembus Rp 6 juta per bulan.

Menghadapi Lebaran, sejumlah kebutuhan kecantikan mulai ditambah. Khususnya, untuk rebonding dan smoothing. Sebab, saat Lebaran, jasa perawatan rambut yang paling banyak dicari. Sehingga, dibutuhkan obat-obatan yang lumayan banyak. Menurutnya, jasa salon tetap dibutuhkan. Sebab, kata dia, saat ini, semua wanita ingin tampil cantik. (ida)