Kaliploso Deklarasikan Desa Bersih dan Sehat

Deklarasi Kaliploso bersih dan sehat. (foto/bb/tin)

Cluring (BisnisBanyuwangi.com) – DESA Kaliploso, Kecamatan Cluring terus berbenah. Puncak Festival Kaliploso Rijig dihelat, Rabu (18/4) lalu. Momen ini menjadi titik nol dari Deklarasi Kaliploso  Bersih dan Sehat. Kegiatan melibatkan seluruh warga Kaliploso. Selain pentas hiburan, juga dimeriahkan acara bazar. Berbagai produk UMKM buatan warga setempat digeber. Seperti peyek ombo, aneka olahan jeruk dan buah naga, serta beberapa kerajinan.

Di awal acara, masyarakat disuguhi hiburan seni jaranan campur sari “Banteng Tangi”. Tak ketinggalan para siswa SD dan TK dari SD Kaliplosos I dan III serta TK Khotijah 170,turut berunjuk gigi membuat farmasi “ I Love Kaliploso Rijig” . Kehadiram marching band Madrasah DB Community (MDC) turut meriahkan acara dengan membawakan lagu-lagu etnik Banyuwangi. Acara juga dimeriahkan hiburan tari-tarian dari siswa-siswi Kaliploso.

Turut hadir, anggota Komisi II DPRD Banyuwangi Mariyatul Kiptiyah, Innayah dan Sofiyandi. Serta, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Zen Kostolani, dan  Camat Cluring Yoppi Bayu Irawan.

Dalam sambutannya Kepala Desa Kaliploso Rudi Hartono mengatakan acara tersebut merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Festival Kaliploso Rijig, dihelat sejak 2 bulan lalu.  Kegiatan festival ini, melibatkan seluruh warga Kaliploso. Tujuannya, menciptakan lingkungan aman, bersih, asri dan indah.

Diawali dari kegiatan masyarakat di tiap lingkungan RT, secara bergotong royong membersihkan lingkungan di masing-masing RT, termasuk membuat gapura dan poskamling. Sehingga, saat ini masuk ke desa ini, terasa makin bersih, indah dan tertata. Adanya gapura di tiap RT juga makin memudahkan pengunjung mencari alamat.

Di katakan Rudi Hartono, hasil kegiatan ini, sebanyak 3.500 tanaman pucuk merah sukses di tanam warga secara massal di kawasan desa. “Ini cikal bakal yang baik untuk mewujudkan Kaliploso  yang asri dan indah,” ucap Rudi Hartono.  Dalam kesempatan tersebut, pihaknya tak lupa menyampaikan ucapan terimkasih atas partisipasi warga.

Menurutnya, pembangunan desa harus diawali dari pembangunan di lingkungan masing-masing RT. Sehingga, mimpi besar Desa Kaliploso sebagai desa yang asri, aman dan indah, bisa segera terwujud.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Zen Kostolani yang hadir mewakili Bupati Anas, melakukan penyerahan secara simbolis, Deklarasi Kaliploso Bersih dan Sehat kepada para pemuda wakil karangtaruna.

Zen berharap program ini bukan sekadar slogan. Harapan Bupati Anas , kata dia, guna menciptakan lingkungan  bersih harus terus diupayakan bersama. Menurutnya, ada tiga hal menjadi basis desa. Yakni, bagaimana dimensi sosial tetap terjaga, menjaga dimensi ekonomi agar tetap tumbuh. Caranya, dengan menggagas ekonomi baru. Salah satunya bisa dari peyek ombo ini. “Selain menambah khasanah perkulineran Banyuwangi, peyek ombo bisa menambah pendapatan warga,” ucapnya.

Hal ketiga, lanjutnya, dimensi ekologi.  Yakni, menjaga lingkungan aman dan nyaman bagi diri sendiri dan lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkungan ini sangat penting, agar kelak bisa diwariskan ke anak cucu.

Dalam kesempatan tersebut, juga diumumkan para pemerang lomba Festival Rijig. Festival Kaliploso Rijig ini diikuti 23 RT. Kampung Dukun, RT 02 RW 03 sukses menyabet 3 piala sekaligus. Yakni, Juara I Gapura terbaik, Juara I Poskamling terbaik dan Juara II kebersihan.

Ketua RT Kampung Dukun, Katimin mengatakan nama kampung Dukun merupakan kependekan dari Kampung Dedikasi Usaha Kreatif untuk Negeri. (DUKUN). Idenya dari warga. Sejak festival ini dihelat, pihaknya bersama warga menyumbangkan tenaga, pikiran, dan materi untuk mewujudkan lingkungan RT-nya menjadi bersih dan indah. (tin)