Osing Train Community (OTC), Penyelamat Lintasan Rel Kereta Api

Personel OTC dari beragam usia. (foto/bb/wid)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.com) – MENGGANDRUNGI angkutan kereta api (KA), itu sudah biasa. Namun, jika menggemari keselamatan rel KA, itu luar biasa. Seperti dilakukan Osing Train Community (OTC), komunitas lintas generasi yang peduli dengan keselamatan di lintasan rel KA di Bumi Blambangan. Kegiatannya terbilang nyeleneh. Mereka membersihkan beragam benda membahayakan di sepanjang rel KA.

Bunyi bel KA mengalun keras di lintasan KA Karangasem, belum lama ini. Sekumpulan anak-anak muda terlihat asyik mendokumentasikan  KA yang melintas.  Tak sekadar berfoto, ternyata mereka baru saja beraksi mengawasi keselamatan jalur KA. Mulai membersihkanya dari benda-benda berbahaya hingga mengawasi keselamatan perlintasan tanpa palang pintu. “ Fokus kami, menyelamatkan jalur rel KA dari benda-benda membahayakan. Seperti batuan besar atau benda lainnya,” kata Alfian Fitrian Akbar, salah satu anggota Osing Train Community (OTC) kepada Bisnis Banyuwangi.

Remaja 18 tahun ini mengaku kegiatan membersihakn rel KA dilakukan ketika senggang atau liburan sekolah. Komunitas ini, kata dia, beranggotakan beragam kalangan. Mulai siswa SD hingga pekerja. Saat ini, kata remaja yang akrab dipanggil Alfin ini, ada 50 lebih anggota yang tergabung dalam OTC. Komunitas terbentuk sejak 27 September 2011.

Menurut Alfin, komunitas para pencinta KA  tersebut juga ada di Surabaya, Semarang, Jakarta dan Sumatera. Foto-foto hasil dokumentasi OTC, lanjut dia, sudah dipampang  di majalah dinding (mading) Stasiun KA Karangasem, Banyuwangi. Ini sebagai ruang kreatif komunitas ini.  “Untuk berkarya, kami melakukan dokumentasi, dan sudah diletakkan  di Stasiun Karangasem. Sudah banyak di dalam satu madding,” kata Randi, salah satu anggota OTC sambil menenteng kamera poketnya.

Randi mengatakan pihaknya mencintai kereta api  dari dorongan pribadi.  Dari situ komunitas ini ingin membantu di setiap jalur perlintasan (JPL) KA agar lebih aman. Seperti menjaga jalur yang belum ada petugas jaga. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari membantu kereta api agar lebih aman.  Juga membantu JPL-nya serta menjaga jalan yang tidak ada palang pintu. “ Sekaligus untuk  motivasi untuk cita-cita anggota yang sebagian besar ingin bekerja di KAI,” jelasnya.

Oktober 2017, OTC menggelar ulang tahun  ke-6. Kegiatan ini bertempat di  VIP room Stasiun Banyuwangi Baru, Ketapang. Kegiatan dihadiri Kepala Stasiun Banyuwangi Baru, pegawai dan kru, juga pengurus dan anggota OTC dan perwakilan dari pengurus Sahabat Kereta.

Tak hanya Sahabat Kereta yang diundang, komunitas di sekitarnya sepeti Komunitas Railfans Daop 9 (KRD9), dan Tanggul Railfan Community (TRC) juga hadir. Kepala Stasiun Banyuwangi Baru, Heru menyampaikan pentingnya keselamatan diri dalam bertransportasi. Tak hanya itu, pejabat ini  juga menyampaikan agar seluruh komunitas railfan mampu mempromosikan wisata di Kabupaten Banyuwangi. (wid)