APBD Perubahan Diharapkan Tepat Waktu

Made Cahyana Negara (foto/bb)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – MENJELANG akhir tahun, DPRD Banyuwangi mulai mempercepat rencana APBD Perubahan 2018. Sayangnya, rencana itu masih terganjal draf  Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2018. Padahal, ditargetkan APBD Perubahan 2018 bisa disahkan akhir September ini.

“ Sesuai Peraturan Mendagri No.13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) harus disahkan akhir September. Kami inginnya bisa tepat waktu,” kata Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara, belum lama ini.

Keinginan tepat waktu ini kata Made, agar DPRD memiliki waktu yang cukup untuk mengontrol penyusunan perubahan anggaran yang dibuat oleh Pemkab. Pihaknya khawatir jika waktu yang diberikan sempit, DPRD tak bisa maksimal memelototi seluruh anggaran yang akan digulirkan ke masyarakat. “ Salah satu fungsi kami adalah kontrol dan menyusun anggaran. Jadi, harus memiliki banyak waktu agar hasilnya maksimal,” imbuh Ketua DPC PDIP Banyuwangi tersebut.

Made berharap pembahasan APBD Perubahan 2018 tidak dilakukan dengan tergesa-gesa. Sebab, hasilnya akan kurang maksimal. Pihaknya juga berharap anggaran yang akan dimasukkan ke dalam APBD Perubahan ini benar-benar menyentuh dan sesuai dengan kepentingan rakyat.  “ Dewan tidak ingin pembahasan APBD Perubahan 2018 tergesa-gesa, karena  waktu yang mepet,” pintanya.

Menurut Made, setelah draf KUPA-PPAS APBD Perubahan diterima DPRD, Badan Musyawarah (Banmus) langsung menjadwalkan kegiatan paripurna. Agendanya, mendengarkan penyampaian nota keterangan rencana APBD Perubahan 2018 dari Bupati Banyuwangi. Karena itu, pihaknya meminta draf KUPA-PPAS bisatepat waktu dan segera dilakukan pembahasan. “ Kalau pembahasan anggaran waktunya mepet, tentunya akan kurang baik,” pungkas politisi asal Desa Ketapang tersebut. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan