Banyuwangi Buka Lowongan 600 CPNS

Tes CPNS di Pemkab Banyuwangi. (foto/bb/dok)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Jumlah lowongan CPNS di Pemkab Banyuwangi akhirnya terungkap. Tahun ini, Pemkab membuka lowongan sebanyak 600 orang. Posisinya beragam. Terbanyak tenaga kesehatan dan guru. Pendaftaran lowongan CPNS ini resmi dibuka, Rabu (19/9).

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi Djadjat Sudradjat, mengatakan rekrutmen CPNS Banyuwangi terbagi untuk formasi umum, khusus, disabilitas dan cumlaude. Rinciannya, guru 171 orang, tenaga kesehatan 188 orang dan tenaga teknis lainnya 64 orang. “ Pemkabmemang lebih mengutamakan pada tenaga pendidikan dan kesehatan. Selain karena kebutuhan yang mendesak, ini juga sebagai upaya pemkab meningkatkan kualitas kehidupan maayarakat,” katanya.

Para CPNS ini nantinya akan sebar ke seluruh wilayah Banyuwangi. Sedangkan formasi khusus, lanjutnya, terbagi dalam tenaga guru dan kesehatan yang masuk Kategori II (K II) 177 orang. Sedangkan formasi disabilitas, 6 orang dan formasi cumlaude 30 orang.   “Semua formasi ini sesuai dengan peraturan MenPAN – RB dan kebutuhan pegawai aparatur sipil negara. Sejak diumumkan ini masyarakat bisa melengkapi syarat-syarat untuk mendaftar CPNS,” jelasnya.

Persyaratannya, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan yang dbutuhkan. Indek prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5 untuk perguruan tinggi terkadreditasi C, IPK 3,25 untuk akreditasi B dan IPK 3,00 untuk akreditasi A. “ Formasi ini usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi maksimal 35 tahun per 19 September 2018,” ujarnya.

Sementara formasi khusus bagi tenaga honorer, syaratnya usia paling tinggi 35 tahun per 1 Agustus 2018,  telah berijazah sarjana strata satu (S-I) untuk guru dan tenaga kesehatan minimal berijazah diploma tiga (D-III) sebelum masuk seleksi tenaga honorer K-II pada 3 November 2013. Serta harus memiliki tanda bukti nomor ujian tenaga honorer K-2 tahun 2013.

Sedangkan formasi disabilitas, lanjut Djajat, IPK minimal 2,75 untuk lulusan perguruan tinggi swasta dan IPK 2,5 lulusan negeri. Formasi cumlaude , IPK minimal 3,5 dengan perguruan tinggi terakreditasi A. “Tentu saja  unggul pada saat kelulusan,” ujarnya.

Semua persyaratan ini, bisa discan dan di file- kan. Sebab, pendaftaran menggunakan sistem online. “Jadi masyarakat bisa daftar di mana saja yang penting ada jaringan internet,” ujar Djajat.

Sayangnya, pemerintah belum bisa memastikan tanggal pendaftaran. Sebab, pihaknya masih menunggu infomasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurut rencana pendaftaran secara online akan dibuka tanggal 26 September 201. Pihaknya mengimbau para calon pelamar segera melengkapi berkas yang ditentukan. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan