Defisit, BPJS Disuntik Rp 4,9 Triliun

Sri Mulyani. (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Defisit anggaran yang dialami Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan segera teratasi. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyuntikkan dana Rp 4,9 triliun untuk menutupi krisis tersebut. Dana itu diambilkan dari APBN. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati usai membuka seminar “Tourism Development” serangkain persiapan pertemuan IMF –Wolrd Bank di Banyuwangi, Rabu (19/9).

Menurut Sri Mulyani, pemerintah bergerak cepat mengambil solusi defisit di BPJS Kesehatan. “ Jadi, terkait hal itu sudah dibahas bersama DPR. Termasuk, kajian dari BPKP. Haislnya, kami menghitung ada tambahan anggaran dari pemerintah ke BPJS senilai Rp 4,9 triliun. Ini dicairkan secara cepat,” kata mantan Direktur Bank Dunia tersebut.

Selain menyuntikkan dana segar, lanjut dia, pihaknya bersama Kementerian Kesehatan, Pemkab, persatuan rumah sakit dan asosiasi profesi dokter mulai mendesain lagi sistem BPJS. Sehingga, bisa berkelanjutan, mulai jangka menengah dan panjang. “ Jadi ada kolaborasi, menghitung benefit,” tegasnya.

Kedepan, lanjutnya, keuntungan BPJS akan terus dihitung. Lalu, lembaga ini diminta efesien. Termasuk, bekerjasama dengan RS dan para dokter. Pemkab juga diminta ikut turun menyikapi beragam tindakan dalam pelayanan pasien bersama BPJS. “ Artinya, BPJS ini tetap bisa jalan terus dan ditanggung secara gotong royong,” imbuh Sri Mulyani.

Tak kalah penting, kata dia, Pemkab ikut berkontribusi. Caranya, peningkatan pelayanan pokok kesehatan. Mulai dari puskesmas hingga RSUD. Sehingga, pelayanan kesehatan murah bagi masyarakat bisa tetap berjalan. Lalu, anggarannya didukung secara gotong royong.

Seperti diberitakan, BPJS Kesehatan mengalami defisit anggaran cukup besar. Tekor anggaran ini dipicu banyak faktor. Tak hanya tahun ini, sebelumnya kejadian serupa pernah terjadi. Angkanya selalu besar. Tahun 2018, defisit anggaran BPJS Kesehatan diperkirakan mencapai Rp 16,5 triliun. (udi)

 

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan