Tiyan Modeling School, Mencetak Ratusan Model

Model : Jasmine Avriel Lavigne, Kanaya Mayesa Setyawan, Naura Azahra Siswandi, Alzar, Qiren, Vellyzita, Vivi, Qais, Ratu. (foto/bb/tin)

Blimbingsari (BisnisBanyuwangi.co.id) – BANYAKNYA even dan  festival di Banyuwangi ikut mendongkrak dunia modeling. Kondisi ini menjadi peluang emas bagi perkembangan sekolah model di Bumi Blambangan. Tiyan Modelling School salah satunya. Sekolah model di Dusun Tegalwero RT 01 RW 01 Desa/Kecamatan Blimbingsari ini cukup profesional  mendidik dan mencetak anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang model.

Pemilik sekaligus pengajar Tiyan Modelling School Joko Sanistiyantoro mengatakan saat ini perkembangan dunia modeling Banyuwangi kian pesat. Menurutnya, masyarakat mulai sadar bahwa dunia model bukan semata kecakapan fisik.  Tapi, mencakup keserasian busana, kecerdasan dan inner beauty. “Saat ini dunia modeling sudah diterima di tengah masyarakat,” ungkap pria yang akrab disapa Tiyan ini kepada Bisnis Banyuwangi, belum lama ini.

Tiyan sudah menerjuni sekolah model sejak 2013, di usianya yang masih cukup muda, 18 tahun. Kini,  dirinya sukses merintis sekolah model.

Berangkat dari hobi modeling dan menari, Tiyan mengasah bakat dan pengalaman modeling di Jember, beberapa tahun silam. Lantas, dirinya tertantang mengembangkan dunia modeling di Banyuwangi. “Awalnya tidak mudah. Banyak cibiran datang. Tapi Alhamdulillah, kini peminatnya luar biasa,” ungkap pria kelahiran Banyuwangi 25 Desember 1994 ini.

Baru setelah 3 tahun berjalan, sekolah modelnya mulai dilirik. Kini banyak memiliki siswa didik. Mereka berasal dari berbagai daerah di Banyuwangi. Membuka beberapa level kelas, dari kelas anak-anak ( usia 3 – 10 tahun ), usia remaja (11 – 16 tahun), dan usia dewasa ( 17 – 26 tahun). Bahkan tak menutup kemungkinan di atas usia tersebut.

Beragam materi diajarkan. Diantaranya teknik jalan atau catwalk, fashion koreografi, fashion foto, ashion style, publik speaking dan presenter. Biaya sangat terjangkau. Hanya Rp 25.000 per tatap muka.

Saat ini Tiyan Modeling School ini sudah mencetak ratusan model di Banyuwangi. Bahkan diantara anak didiknya menjadi model professional. Tidak sedikit yang bisa mendapatkan penghasilan dari bakat modelingnya. Rata-rata anak  didik yang dibina mulai dari nol. Dilatih dan dididik, sampai bisa menjadi model profesional.

Sebagian besar anak – anak didiknya juga menyabet prestasi di berbagai even. Diantaranya Juara I dan Juara III dalam even Batik Banyuwangi FestivalTahun 2017, Juara Runner Up I Mister Ten, Jatim dan Juara II Putri Barak Jatim tahun 2017. Juara III Busana Batik, Kategori Kerja dalam  Batik Banyuwangi Featival di tahun yang sama.

Dan, masuk nominasi 10 besar Banyuwangi Green and Recycle, kategori anak dan dewasa. Para siswa didiknya  juga banyak yang terpilih menjadi duta sekolah. Diantaranya Duta Sekolah SMAN I Rogojampi, Duta Kartini Sekolah SMAN Rogojampi dan Thulik Persahabatan Banyuwangi.

Tiyan yang juga guru SD  ini mengungkapkan kiat suksesnya dalam merintis sekolah modeling. Yakni, kerja keras, profesional dan selalu sabar dalam mendidik dan melatih. Terutama, bagi mereka yang baru belajar. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan