Tangkal “Hoax”, Kapolda Jatim Gandeng Ponpes

Kapolda Jatim Irjen Luky Hermawan berkunjung ke Ponpes Blokagung, Banyuwangi, Selasa (9/10). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Maraknya berita “hoax” membuat jajaran Polda Jatim merapatkan barisan. Salah satunya, menggandeng pondok pesantren (ponpes). Kalangan ulama dan para santri diharapkan ikut memerangi penyebaran berita bohong dan menyesatkan. Sehingga, tak memicu keresahan di masyarakat. Apalagi, di tahun politik menjelang pemilu.

Kapolda Jatim Irjen Luky Hermawan menegaskan pihaknya bersama jajaran terus berkeliling ke ponpes-ponpes di seluruh Jatim. Menurutnya, kunjungan ke ponpes menjadi prioritas untuk ikut menjaga suasana kondusif di tahun politik. Apalagi, di Jatim dikenal sebagai kawasan santri. Artinya, provinsi dengan ponpes terbanyak.

“ Sebagai pejabat baru, kami prioritaskan berkeliling ke ponpes-ponpes. Kami datang memohon doa restu dari tokoh-tokoh agama. Khusunya, ikut menangkal penyebaran berita hoax di masyarakat,” kata Kapolda disela kunjungannya di Ponpes Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Selasa (9/10) malam.

Kapolda menambahkan di tahun politik ini, berita hoax cukup marak beredar di masyarakat. Cukup meresahkan. Bahkan, membuat persatuan dan kesatuan terancam. Parahnya lagi, berita hoax sering membuat masyarakat bingung.

Pihaknya berharap, dengan menggandeng para santri dan ulama di ponpes, berita hoax bisa dicegah peredarannya di masyarakat. “ Ketika ceramah, para ulama kami meminta ikut memberikan pemahaman tentang bahaya berita hoax. Dan, jangan mudah terpancing dengan berita hoax,” tegas Jenderal bintang dua ini.

Harapan lainnya, lanjut Kapolda, pemilu di Jatim bisa berjalan aman. Sehingga, tahun politik tak membuat masyarakat resah dengan maraknya berita hoax. “ Kami akan terus silaturahmi ke ponpes-ponpes. Fokusnya, mengajak para ulama dan memohon doanya agar pemilu bisa aman,” pungkas Kapolda.

Kedatangannya di Banyuwangi, Kapolda yang baru menjabat satu bulan tersebut, didampingi jajaran pejabat utama Polda Jatim. Mulai Karo Ops, Irwasda, Kabid Humas dan Kabid Propam Polda Jatim.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Darussalam Blokagung, Banyuwangi, KH. Hisyam Syafaat menegaskan pihaknya sangat menyayangkan maraknya berita hoax. Sebab, dampaknya sangat tidak baik ke masyarakat. “ Kami, di ponpes sangat alergi dengan berita hoax. Karena itu, sangat mengancam NKRI dan membuat resah,” jelasnya. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan