Tambang Emas Tumpangpitu Catat Rekor 10 Juta Jam Kerja Tanpa Insiden

Direktur PT BSI memberikan helm tembaga kepada Kadis ESDM Jatim serangkaian selebrasi 10 juta jam kerja tanpa insiden, Minggu (21/10). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Rawan insiden dan kecelakaan kerja menjadi momok bagi aktivitas pertambangan. Termasuk, pertambangan emas. Namun, ancaman itu bisa ditekan, bahkan dihilangkan di pertambangan emas Tumpangpitu, Pesanggaran. Pertambangan di bawah bendera PT. Bumi Suksesindo (BSI) ini sukses mencatat rekor 10 juta jam kerja tanpa insiden atau kecelakaan. Prestasi ini diklaim yang pertama di Indonesia dalam dunia pertambangan. Apalagi, dikelola  anak negeri.

Rekor 10 juta jam tanpa insiden diraih pertambangan milik PT. Merdeka Copper Gold (MCG) grup ini setelah 2 tahun melakukan proses produksi. “ Ini menunjukkan karyawan kami yang setiap hari professional melaksanakan tugas dan standar keselamatan pertambangan. Sehingga, bisa tembus 10 juta jam tanpa insiden,” kata Direktur PT BSI, Boyke Abidin, Minggu (21/10).

Dijelaskan, dengan penerapan standar pertambangan, proses penambangan menjadi aman. Sehingga, dalam proses produksi tak ditemukan insiden satupun. Prestasi ini, lanjut Boyke, terbilang langka di dunia pertambangan. Bahkan, di taraf internasional. Karena itu, pertambangan emas di Tumpangpitu bisa dikatakan kelas dunia. Sebab, mampu mencatat rekor 10 juta jam tanpa insiden. “ Jadi, ini termasuk tambang kelas dunia,” jelasnya.

Pihaknya berharap, jumlah jam kerja tanpa insiden ini bisa dipertahankan. Bahkan, bisa ditambah jumlahnya. Saat ini, total tenaga kerja di tambang emas Tumpangpitu mencapai 1300 orang. Dari jumlah ini, hanya 7 tenaga asing. Lalu, 65 persen warga lokal, sekitar lokasi tambang.

Kepala Dinas Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim Setiaji memuji catatan 10 juta jam tanpa insiden kerja tersebut. Menurutnya, pertambangan adalah perusahaan penuh resiko. Namun, PT BSI yang menambah emas di Tumpangpitu bisa tembus 10 juta jam tanpa insiden. “ Ini bisa satu-satunya di Indonesia. Tambang emas tanpa insiden kerja hingga 10 juta jam,” ujarnya. Pihaknya berharap, prestasi tanpa insiden kerja ini bisa diterapkan di pertambangan lain di Indonesia. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan