Jakarta Cafe Nongkrong Sambil Ngemil Sehat

Owner Jakarta Café, Liya Maulidiya. (foto/bb/ist)

Jajag (BisnisBanyuwangi.co.id) – NGAFE, alias nongkrong di kafe, sudah menjadi tren atau gaya hidup masyarakat Banyuwangi. Tak heran jika usaha kafe mulai bermunculan. Termasuk di kawasan Banyuwangi selatan. Salah satu kafe yang tengah nge-hits di kawasan selatan, tepatnya di Kota Jajag adalah Jakarta Café.

Meski baru buka 4 bulan silam, kafe berlantai dua ini  cukup ramai pengunjung. Dari kalangan muda sampai kalangan dewasa, semua betah nongkrong di kafe ini. Bukan sekadar tempat nongkrong, kafe di tepi jalan protokol Banyuwangi – Jember  ini juga menawarkan berbagai fasilitas. Seperti ruang senam aerobik di lantai dua. Melayani juga permintaan berbagai acara, seperti seminar dan ulang tahun. Kafe ini juga banyak dipakai artis Banyuwangi sebagai tempat syuting album.

Dikatakan owner Jakarta Cafe, Liya Maulidiya, saat ini animo masyarakat untuk datang ke kafe lumayan bagus. Liya merintis usaha kafe bersama sang suami. “Usaha ini berawal dari hobi nongkrong juga,” ucap ibunda dari si buah hati, Dhamar Bumi Banyuwangi saat ditemui Bisnis Banyuwangi, belum lama ini.

Nama Jakarta Cafe menjadi pilihan. Diambil dari singkatan Jajag Kota Sekitarnya. Ternyata, nama Jakarta Cafe ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Menggabungkan tempat nongkrong dengan ruang  senam atau aerobik ini tak lepas dari hobi keduanya berolahraga.

Liya mengaku merintis usaha kafe, setelah melihat tren yang ada. Modal untuk memulai usaha ini pun terbilang lumayan, kisaran ratusan juta rupiah. Kawasan Jajag menjadi pilihan. Mengingat salah satu pusat tongkrongan di kawasan selatan. Meski persaingan usaha kafe di kawasan ini terbilang cukup ketat. Namun, pihaknya optimis prospek usaha ini masih bagus.

Jakarta Cafe ini menawarkan beberapa konsep menarik. Seperti ruangan nyaman dengan interior berkelas serta cocok buat berfoto selfie. Ditambah adanya ruang senam di lantai dua, serta menyajikan menu menu sehat. Hal ini tak lepas dari latar belakang pendidikan wanita kelahiran 27 tahun silam ini, yakni jebolan DIII Keperawatan. Sehingga konsep hidup sehat tetap menjadi pertimbangannya. Menu yang ditawarkan kafe ini rata rata mengandung unsur kesehatan.

Dari healthy drink sampai healthy food. Mulai dari green smoties, banana smoties dan tropical smoties. Ada juga fruits salad, chiken salad, egg salad dan tomato salad.  Pengunjung bisa nongkrong sekaligus menikmati camilan sehat ala Jakarta Cafe.

Namun, bagi pengunjung yang tak ingin berdiet pun  tersedia menu lain. Seperti aneka lalapan, ayam geprek, nasi  goreng, mi goreng, sandwich dan cap cay. Serta aneka minuman lain seperti aneka juice, squesh dan minuman serba blande. Tak ketinggalan aneka makanan ringan dan kopi bagi pecinta kopi. Jakarta Cafe ini buka tiap hari. Mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB.  Malam minggu  suasana makin ramai. Meski masih baru, omzetnya lumayan. Minimal Rp 13 juta per bulan. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan