Tetap Cantik Saat Pre Menopause dan Menopause

dr. Andriyani H, MMRS, Diploma, Cipta (foto/bb/tin).

Genteng (BisnisBanyuwangi.co.id) – USIA di atas 45 tahun, bagi seorang wanita merupakan masa menjelang pre menopouse dan menopouse. Dimana hormon estrogen mulai menurun, akan menimbulkan berbagai keluhan. Memasuki masa menopause membuat banyak wanita merasa tidak tenang dalam kehidupan. Namun, beberapa wanita bisa melaluinya tanpa masalah.

Dikatakan, dr. Andriyani H, MMRS, Diploma, Cipta, Direktur Marketing Klinik Amour 2, hampir semua wanita khawatir akan datangnya masa menopause di dalam hidupnya.

Masa menapouse kerap dirasakan sebagai bentuk penuaan dan kemungkinan timbulnya gangguan kesehatan dan penampilan. Sehingga, membuat kebanyakan perempuan di hantui rasa takut. “Namun, haruskah menopause menjadi sebuah mimpi buruk?,” ungkapnya kepada Bisnis Banyuwangi.

Dr. Andriya menjelaskan masa menopause dimana berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia perempuan. Yakni, 12 bulan setelah menstruasi berakhir. Kondisi ini terkadang merisaukan perempuan. Karena, mempengaruhi kesehatan, kecantikan dan fungsi seksual. “Kebanyakan perempuan  mencapai menopause usia 45 – 55 tahun. Namun bisa saja lebih awal. Rata – rata usia 51 tahun,” ungkap perempuan lulusan Confederation of Internasional Beauty Therapy & Cosmetology ( CIBTAC) tahun 2014 ini.

Adapun pengaruh menopause pada kesehatan antara lain, osteoporosis, dimana tulang menjadi rapuh. Karena, kehilangan kepadatan dan setelah menopause resopsi juga akan lebih cepat. Prevalensi terkena penyakit jantung lebih tinggi, disebabkan penurunan kadar estrogen yang membantu mempertahankan kadar kolesterol.

Meningkatnya resiko terkena infeksi saluran kencing akibat penurunan kadar estrogen yang di gunakan untuk melawan infeksi dengan meningkatkan mikroorganisme. Pengaruh menopause pada kesehatan seksual yaitu penurunan produksi hormon yang merupakan salah satu penyebab  gairah seks menurun. Berkurangnya rubrikasi membuat rasa tidak nyaman saat melalukan hubungan seks pasutri.

Menopause juga berpengaruh pada kecantikan. Akibat kekurangan hormon estrogen akan terjadi proses menua pada kulit. Seperti, berkurangnya elastisitas kulit menjadi kendur dengan  kerutan, garis – garis lipatan menjadi nyata,  kulit menjadi  kering, permukaan kasar dan bersisik, timbul bercak – bercak hitam yang tak merata, dan lainnya.

“ Lalu bagaimana cara untuk mengurangi keluhan tersebut adalah dengan mengerti permasalahan menapouse dan solusinya,” ucapnya. Menurut, dr. Andriya ada beberapa tips agar tetap sehat saat pre menopause dan menopause.  Yakni mengubah gaya hidup menuju sehat. Seperti berolah raga secara teratur, sabar dan tenang. Mengingat menopause merupakan proses fisiologis, maka penting untuk bisa menanamkan kesabaran dan ketenangan dalam menerima kenyataan, menyikapi perubahan yang terjadi .

Penting juga, mengkonsumsi makanan sehat. Dr Andriya menyarankan untuk banyak mengkonsumsi makanan yang bersumber dari kedelai, banyak kandungan phytoestrogen, seperti gandum, tahu dan tempe.

Menurut, dr Andriya, mengkonsumsi antioksidan, sangat dianjurkan. Karena bermanfaat menjaga sistem kekebalan tubuh. Juga, mengusir racun dari dalam tubuh dan menunda tanda – tanda penuaan. Serta, menghindari berbagai macam jenis minuman. Seperti kafein, kopi, alkohol minuman bersoda, rempah – rempah dan makanan berlemak. Dan, memperbanyak minum air putih minimal 8 gelas (@200 cc) sehari. “ Di samping itu, jangan lupakan perawatan kecantikan,” ucapnya.

Dr. Andriya mengatakan penurunan kadar estrogen akan menyebabkan kelembaban alami kulit hilang sehingga sebaiknya menggunakan krim perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit.

Salah satunya dengan melakukan perawatan di Klinik. Perawatan di klinik harus rutin di lakukan misalnya facial satu kali sebulan untuk menghilangkan sel – sel kulit wajah yang mati, mengecilkan pori – pori dan mencegah timbulnya komedo. “ Pada akhirnya berujung pada menopouse ceria. Senja di usia bukan berarti senja di kehidupan,” pungkasnya.

Informasi lebih lanjut, kunjungi Klinik Amour 2, Jl. Hasyim Asy’ari 100 A Genteng – Banyuwangi. Tlp. 082 232 338 166. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan