Gara-gara ini, Pemuda Pengangguran Disergap

Pelaku jambret diamankan di Polsek kota Banyuwangi, Rabu (28/11). (foto/bb/ist)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Jambret ponsel yang meresahkan warga kota Banyuwangi berhasil disergap. Pelakunya, Fajar Wahyudianto (24), warga Desa Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Pemuda pengangguran ini ditangkap beberapa jam setelah beraksi.

Dari tangan pelaku diamankan dua ponsel hasil penjambretan. Selain itu, diamankan juga sebuah sepeda motor Honda Vario yang digunakan pelaku beraksi. “ Aksi jambret itu dilakukan, Sabtu 24/11) lalu. Usai beraksi, pelaku kabur,” kata Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Ali Masduki, Rabu (28/11).

Pelaku, kata Kapolsek,beraksi di siang hari. Korbannya, Mohammad Rezi,warga kota Banyuwangi. Kala itu, korban berkendara motor sendirian di Jalan Raya Kertosari. Lalu, pelaku membuntutinya. Saat korban lengah, pelaku menendang korban. Korban terjatuh, pelaku kemudian mengambil ponsel korban. Dan, kabur.

Korban didampingi orang tuanya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek kota Banyuwangi. Berbekal keterangan korban, polisi bergerak cepat. Hasilnya, identitas pelaku terungkap. Polisi melakukan perburuan. Pelaku diketahui bersembunyi di tempat kos temannya. Tanpa pikir panjang, polisi menyergap pelaku. “ Pelaku kita tangkap tanpa perlawanan,” lanjut Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Ipda Nurmansyah.

Kepada penyidik, pelaku berdalih nekad beraksi lantaran kepepet biaya hidup. Ponsel hasil menjambret dijual seharga Rp 800.000 di media sosial. “ Kami berhasil melacak barang bukti ponsel dari jajaring media sosial,” lanjut Kapolsek. Uang hasil penjualan ponsel digunakan pelaku membayar hutang. Sisanya, dipakai berfoya-foya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Mapolsek kota Banyuwangi. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Penyidik juga masih mengembangkan kasus tersebut. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan