Kembangkan Desain Lokal, Banyuwangi Bidik Wisata Arsitektur

Bandara Banyuwangi yang dibuat dengan gaya khas tradisional suku Using. (foto/bb/ist)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Tak hanya budaya, Banyuwangi mulai membidik wisata lain untuk mendatangkan turis. Salah satunya, wisata arsitektur. Ternyata, cukup diminati. Sejumlah bangunan di kota Banyuwangi menjadi jujugan kalangan arsitek untuk melakukan studi.

”Ikhtiar kita bersama membangun Banyuwangi bersama arsitek ternyata membuahkan hasil.  Selain mengoptimalkan fungsi bangunan maupun lansekap untuk kepentingan pelayanan publik, ternyata juga mampu menarik minat orang untuk datang,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat ditemui, Jumat (7/12).

Menurutnya, banyak rombongan  mahasiswa jurusan arsitektur datang ke Banyuwangi. Mereka berasal dari sejumlah perguruan tinggi terkenal di Indonesia.  Selain mahasiswa, sejumlah daerah juga mulai mengadopsi gaya arsitektur di Banyuwangi. Sejumlah arsitektur yang menjadi jujugan diantaranya,  ruang terbuka hijau, terminal bandara, fasilitas pendidikan, stadion, pasar tradisional, pendopo, hingga destinasi wisata.

Untuk mendukung perkembangan arsitektur berciri khas Using, pihaknya mewajibkan bangunan baru berskala besar memasukkan unsur budaya lokal. Seperti hotel hingga gedung perkantoran. ”Ini upaya menitipkan kebudayaan kami agar lestari. Maka di Banyuwangi kita bisa melihat hotel berbintang memasukkan batik bermotif Gajah Oling dalam arsitekturnya, dan sebagainya,” papar Anas.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Banyuwangi, Mujiono, menambahkan, berkat kolaborasi arsitek dan publik Banyuwangi, Bupati Banyuwangi baru saja diganjar penghargaan tertinggi Ikatan Arsitek Indonesia. Pihaknya mencontohnya, terminal Bandara Banyuwangi yang berkonsep hijau dan mengadopsi penutup kepala khas Suku Osing (masyarakat asli Banyuwangi).  Ini  merupakan terminal bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia.

Selain itu, imbuh Mujiono, ada pendopo yang  telah di-review oleh majalah internasional asal Belanda. Pendopo yang juga menjadi destinasi wisata itu dikonsep hijau dengan bunker. Lalu, Taman Blambangan sebagai ruang publik tempat masyarakat bercengkerama. Kemudian Stadion Diponegoro dengan siluet penari Gandrung . (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484