Dua Residivis Curanmor Ditembak

Dua pelaku curanmor dan penadahnya diamankan di Polres Banyuwangi. (foto/bb/ist)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Tim buru sergap (buser) Polres Banyuwangi melumpuhkan dua residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Selasa (1/1) malam. Keduanya terpaksa dihadiahi timah panas lantaran melawan saat digerebek. Dua pelaku ini terkenal lihai dalam menggasak sasaran.

Keduanya, M. Sohib (44), warga Dusun Sumberagung, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono dan Alex Wurhono (46), warga Desa/Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. “ Keduanya sudah lama diincar. Mereka termasuk residivis kambuhan,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista, Rabu (2/1).

Menurut Panji, dua pelaku dikenal sebagai spesialis curanmor. Baik didalam rumah, maupun pinggir jalan. Rekam jejaknya terbilang cukup banyak. Terakhir, Polres mendapat tiga laporan pencurian motor, 8 Desember lalu. Sejumlah motor warga raib ketika diparkir malam hari.

Berbekal banyak laporan ini, polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, muncul nama Alex Wurhono. Skenario penyergapan dimatangkan. Akhirnya, pria ini disergap di Dusun Tugurejo, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, tak jauh dari rumahnya.

Ketika disergap, pelaku berusaha unjuk kekuatan. Dia mencoba melakukan perlawanan, kemudian hendak kabur. Satu timah panas akhirnya disarahkan di paha pelaku. Lalu, ambruk.

Tak ingin mendekam sendirian. Pelaku buka suara. Dia mengaku beraksi bersama, M. Sohib. Polisi tak membutuhkan waktu lama untuk meringkus pria ini. Lagi-lagi, dia melakukan perlawanan. Satu tembakan terpaksa disarangkan ke paha kanan. “ Kedua pelaku kompak melawan, sehingga kita lumpuhkan,” tegas mantan Kanit Buser Polres Tabanan ini.

Selain dua pelaku, polisi juga meringkus dua penadah motor  curian. Mereka masing-masing, Mulyadi (53), warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar dan Muhammad Hasan Ashari (46),asal Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi. Selain motor, keduanya menjadi penadah HP curian. Dari kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Masing-masing, lima buah motor dan sebuah HP. Bersama barang bukti, para pelaku ditahan di Mapolres Banyuwangi. Ternyata, dua pelaku pencurian sudah 12 kali beraksi menggasak motor warga. Lokasinya beragam, namun di beberapa titik di Banyuwangi. “ Penyidik masih mengembangkannya. Kita menduga masih ada jaringan lagi,” pungkas  perwira yang mengawali karir di Polda Bali ini. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484