Imbas Putusan MK, KPUD Banyuwangi Lantik 50 PPK Baru

Pelantikan PPK baru di KPUD Banyuwangi, Rabu (2/1). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Jumlah Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2019, bertambah. Hal ini imbas dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan penambahan jumlah PPK. Dari tiga menjadi lima personel.

Ketua KPUD Banyuwangi Samsul Arifin mengatakan pelantikan PPK baru merupakan tambahan. Sebelumnya, kata dia, setiap PPK terdiri dari 3 anggota. Kemudian, keputusan dari MK, anggota PPK ditambah dua anggota lagi.  “Saat ini ada 50 anggota baru yang dilantik. Ini melengkapi anggota sebelumnya. Jadi, sekarang sudah ada 125 anggota PPK yang siap mensukseskan Pemilu serentak besok,” kata Samsul usai pelantikan PPK di KPUD Banyuwangi, Rabu (2/1).

Pihaknya berharap Pemilu 17 April mendatang bisa digelar dengan baik setelah penambahan jumlah PPK. Apalagi, pemilu ini akan langsung memilih Presiden dan Wakil Presiden, termasuk memilih anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan DPD.

Terpisah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berharap para PPK bisa netral dalam penyelenggaraan pemilu.  “Penyelenggara pemilu harus bisa menghasilkan pelaksanaan pemilu yang berkualitas. Dengan pemilu yang berkualitas, akan melahirkan para pemimpin yang berkualitas pula,” tegasnya.

Salah satu indikator kualitas pemilu, kata Anas, meminamilisir pelanggaran pemilu. Seperti, maraknya politik uang (money politic) yang membuat calon yang terpilih tak sesuai dengan kapasitasnya. “Jika transaksional, maka hasil dari Pemilu bukanlah pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat,” terangnya.

Selain itu, untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas, Anas mengharapkan PPK gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pedoman pemilihan calon yang tepat. “Ke depan, tantangan yang dihadapi oleh Banyuwangi akan semakin berat. Untuk itu, kampanyekan kepada rakyat untuk memilih calon yang benar-benar memiliki track record yang baik, yang bisa mengambil keputusan dengan tepat. Jangan hanya kena tongket (setong seket/ satu lima puluh/istilah lain dari money politic), lantas memilih orang yang tak berkualitas,” pungkasnya. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484