Likin Durian Garden, Tawarkan Wisata Edukasi Durian

0
Kolam dengan air jernih dan sejuk di Likin Durian Garden, Songgon. (foto/bb/ist)

Songgon (BisnisBanyuwangi.co.id) – MENIKMATI durian di tengah suasana alami, tentu memberikan sensasi tersendiri. Sensasi inilah yang ditawarkan Kampung Wisata Durian di Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Salah satunya yang layak dijadikan jujugan adalah Likin Garden Durian.  Berangkat dari latar belakang sebagai petani durian, Solikin, pria asli Songgon ini membuat konsep wisata edukasi durian. Ternyata, wisata alami ini banyak memikat wisatawan. Baik domestik maupun asing.

“Konsep yang kami suguhkan lebih ke wisata edukasi durian,” ucap Solikin, pemilik Likin Garden Durian, belum lama ini kepada Bisnis Banyuwangi. Wisatawan yang datang ke wisata ini tak pernah sepi. Datang dari berbagai daerah. Termasuk wisatawan mancanegara.

Menurut pria yang sudah 30 tahun berkecimpung dalam bisnis durian ini, keberadaan durian  Songgon bisa menjadi magnet wisatawan datang ke Banyuwangi.  “Rata rata, 70 persen tamu saya datang ke Banyuwangi penasaran ingin menikmati durian merah,” jelasnya.

Dikatakan Solikin, keberadaan bandara internasional di Banyuwangi, berimbas pada banyak travel agen luar negeri masuk ke Banyuwangi, khususnya Wisata Kampung Durian.

Kunjungan wisatawan ke Likin Garden Duren ini datang setiap hari. Puncak per tahunnya pada Maret, tepatnya pada musim raya buah durian.  “Tahun 2018, ada dua kali panen durian. Maret dan Oktober,” ucapnya.

Ke depan, pihaknya tengah mengembangkan  durian dan manggis yang bisa panen sepanjang musim.  Per hari permintaan durian ini bisa mencapai ratusan biji.  Saat di luar musim durian, wisatawan tak perlu khawatir. Mereka  tetap bisa mencicipi durian, meski dalam jumlah terbatas.

“Wisatawan yang datang wajib mencicipi durian. Sehingga mereka pulang ke negaranya bisa membawa kenangan aroma durian. Apalagi jika mereka bisa datang kembali mengajak teman dan keluarga,” tegasnya.

Di kawasan ini, wisatawan bisa mencicipi berbagai jenis durian lokal. Seperti  durian kuning, durian orange dan durian merah. Wisatawan juga bisa belajar mengenai proses tanam durian dan mengenal seluk beluk durian. Bagi Solikin sendiri, perawatan dan pelestarian pohon durian sangat utama. “Pupuk yang bagus itu bukan organik atau kimia, tapi lebih kepada rasa cinta kepada tanaman itu sendiri,” ungkap pria pecinta durian ini.

Menariknya, selain berburu durian siang hari, wisatawan pun bisa berburu dan menikmati wisata durian malam hari.  Jika lapar, wisatawan pun tak perlu khawatir. Likin  Garden Duren juga menyediakan aneka masakan ala pedesaan. Harganya terjangkau.

Tak kalah memikat, di kawasan wisata alam ini, pengunjung benar-benar dimanjakan dengan suasana khas pedesaan. Asri, tenang dan sejuk. Sejak masuk, hamparan persawahan membentang. Gemiricik air mengalir tenang. Ada juga kolam renang yang menawarkan kesejukan. Saat cuaca panas, pengunjung bisa berendam.

Konon, airnya bisa memberikan dampak kesehatan. Puas menikmati air, pengunjung bisa menyantap buah durian. Lalu, aneka makanan khas Banyuwangi. Disuguhkan dengan cita rasa yang menggoda. Pengunjung akan betah berlama-lama di tempat ini. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484