Jelang Debat Capres, Anak-anak SD di Banyuwangi Belajar Politik

Siswa SD belajar politik di DPC Demokrat Banyuwangi, Kamis (17/1). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Politik kerap dianggap alergi bagi sebagian orang. Bahkan, kalangan warga dewasa. Namun, tidak bagi anak-anak SD di Banyuwangi ini. Menjelang debat calon presiden (capres), siswa siswi SD Menorah, Banyuwangi memanfaatkan untuk mengenal politik. Layaknya mahasiswa, mereka bertanya banyak hal seputar politik. Termasuk, politik yang ditunggangi rasisme.

Kali ini, para siswa tersebut berkunjung ke DPC Partai Demokrat Banyuwangi. Ternyata, alergi politik juga menghantui anak-anak. Mereka khawatir, rasis tetap menjadi momok jika ingin terjun ke dunia politik. “ Kami takut jika nanti besar terjun ke politik. Takut salah bicara sedikit, bisa dipolitisir,” kata Jerusiah, salah satu siswa. Karena itu, siswa kelas 5 ini tak bercita-cita terjun ke politik setelah dewasa.

Keluhan serupa juga dilontarkan Kesya, siswa lainnya. Dia tak ingin terjun ke politik lantaran tak mau menjadi jahat. Sebab, selama ini, kesan politik yang muncul identik dengan tidak baik. “ Tapi, saya bersyukur. Setelah mendapat penjelasan, ternyata politik itu baik dan bermanfaat,” ujarnya. Bahkan, dengan politik yang baik bisa menjaga keutuhan NKRI.

Kedatangan siswa SD ini bagian dari pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). “ Kami memilih studi ke partai politik karena banyak pertanyaan dari anak-anak tentang politik.Jadi, mereka kami bawa langsung ke parpol,” kata Siti Sofiah, guru PKN dan IPS. Siswa yang diajak adalah kelas 4-6.

Ketua DPC Demokrat Banyuwangi Michael Edi Hariyanto tak menyangka para siswa SD sudah getol belajar politik. Meski, tak sedikit yang masih takut mengenal tentang politik. “ Padahal, politik itu baik, jika kita kelola dengan baik. Sebab, dengan politik kita bisa menolong masyarakat luas,” kata Michael.

Pihaknya juga mengajak masyarakat tak alergi politik. Sebab, jika politik diisi orang jahat, masyarakat akan tetap menjadi korban. Sebaliknya, jika politik diisi orang-orang baik, manfaatnya akan baik bagi masyarakat. Termasuk, lebih mudah menjaga NKRI. “ Kami tekankan ke anak-anak siswa, mereka tak perlu takut dengan politik, meski minoritas,” pungkasnya. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484