Panaba : Prospek Budidaya Buah Naga Masih Cerah

Panen buah naga yang melimpah di Bangorejo, Banyuwangi, Jumat (25/1). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Harga murah, disusul viralnya video pembuangan buah naga membuat sejumlah petani buah naga di Banyuwangi prihatin. Ketua Paguyuban Buah Naga Banyuwangi (Panaba), Edi Purwoko menyayangkan fenomena ini. Menurutnya, hal tersebut bisa merusak citra komoditas buah naga Banyuwangi. “Meski yang dibuang buah naga kualitas jelek, tapi imbasnya terasa,” ucapnya, Kamis (24/1).

Dia mengatakan. untuk menjaga citra buah naga Banyuwangi, petani harus menjaga kualitas buah naga. “Kami siap gelar Kopdar Panaba pada 17 Februari mendatang, terkait peningkatan kualitas buah naga,” ucapnya. 

Menurutnya, petani buah naga harus bisa maksimalkan hasil dengan teknik yang bagus. Inovasi dalam pengembangan pertanian buah naga harus terus digali. “Dengan kualitas yang bagus, harganya pun terdongkrak,” jelasnya.

Menurut Edi, buah naga yang memeliki kualitas bagus bisa lebih tahan lama. Sehingga petani tak perlu kelimpungan saat harga jatuh. Mereka bisa menunggu sampai harga normal kembali. Menurutnya, prospek buah naga 10 tahun ke depan masih bagus. Karena itu, lanjutnya, peran pemerintah sangat mendukung.  Apalagi kualitas buah naga Banyuwangi sudah diakui  pasar luar daerah. Saat ini, kata dia,  pasar terbesar buah naga Banyuwangi ke seluruh Jawa dan Sumatera. (tin)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484