Cegah Banjir, Sungai Gonggo Dinormalisasi

3
Normalisasi Sungai Gonggo, Pesanggaran yang dilakukan warga bersama PT BSI, Jumat (21/2). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Mengantisipasi musibah banjir, Sungai Gonggo di Desa Sumberagung dan Pesanggaran, mulai dinormalisasi. Kegiatan ini digelar secara gotong royong bersama warga dan investor tambang emas Tumpangpitu, PT. Bumi Suksesindo (BSI). Normalisasi dimulai, Jumat (15/2), ditargetkan selesai dalam dua bulan ke depan.

PT BSI menurunkan alat beratnya untuk mengeruk sampah dan lumpur yang memenuhi badan sungai. Perwakilan pemerintah Desa Pesanggaran, Perhutani, kepolisian dan warga masyarakat ikit turun.

Menurut Kepala Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Agus Romadhon, pengerukan sungai ini sudah lama diharapkan masyarakat. Sebab, kondisi sungai sudah tidak layak akibat sedimentasi di atas ambang batas.

Ditambahkan, masyarakat antusias membantu kegiatan ini. Bahkan, sebagian warga rela membawakan makanan dan minuman secara swadaya untuk para pekerja. “Masyarakat lega karena sudah lama mengharapkan pengerukan sedimen ini,” kata Agus, Jumat (21/2).

Program ini, lanjutnya, hasil pembahasan melibatkan masyarakat, Kepala Desa, Camat, PT BSI dan Perhutani. Muncul kesepakatan, dilakukan kegiatan normalisasi Sungai Gonggo. “PT BSI sangat concern dengan kegiatan ini dan membantu secara optimal. Sehingga, ke depan potensi banjir bisa diminimalisasi, termasuk dampaknya,” kata Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono.

Panjang sungai dikeruk ini sepanjang lima kilometer. Mulai Kaliwatu, mmuara Sungai Gonggo di Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran dan berakhir di perbatasan wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. “ Harapannya, bisa memperlancar aliran air dan menampung debit aor yang tinggi saat hujan deras datang,” pungkasnya. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484