Digerebek, Judi “Online” Beromzet Rp 300 Juta Per Hari

3
Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista (tengah) menunjukkan barang bukti uang Rp 640 juta dari kasus judi online, Jumat (8/3). (foto/bb/udi)

Banyuwangi (BisnisBanyuwangi.co.id) – Jajaran Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Banyuwangi mendapat tangkapan istimewa. Jaringan judi online berhasil digerebek. Omzetnya mencengangkan. Sehari, menghasilkan transaksi hingga Rp 300 juta. Praktik judi ini sudah berlangsung sekitar lima tahun.

Dari kasus ini, tiga tersangka diamankan. Masing-masing, Sunardi, Eko Waluyo dan Atim Widodo, warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Para pelaku diamankan saat bertransaksi judi online di rumah Atim Widodo. Dari ketiga pelaku, diamankan lima laptop, empat modem dan uang tunai Rp 640 juta. “Ini jaringan judi online lintas pulau. Kita gerebek yang diawali dari penyelidikan petugas selama seminggu,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratista Wijaya, Jumat (8/3).

Selain uang tunai dan laptop, diamankan juga tujuh buah ponsel, belasan buku tabungan dan tujuh kartu ATM. Seluruh barang bukti ini digunakan bertransaksi judi online antar-rekening. “ Ada juga yang dibayar langsung. Omzetnya memang menggiurkan, per hari tembus Rp 300 juta,” jelas Panji.

Dijelaskan, penggerebekan judi online ini berawal dari penyelidikan panjang. Akhirnya, skenario penyergapan digelar. Saat digerebek, ketiga pelaku sedang melakukan transaksi judi online menggunakan jaringan internet. “ Awalnya, empat pelaku kita amankan. Namun, satu diantaranya tak cukup bukti. Sehingga tak dilanjutkan penyidikan,” jelasnya. Para pelaku, lanjut Panji, menggunakan modus operandi cukup rapi. Dugaan sementara, jaringannya melibatkan lebih dari 20 orang.

Dari hasil penyidikan, Atim Widodo, bertindak sebagai bandar besar. Dia yang mengendalikan jaringan di bawahnya. Sedangkan, dua pelaku lain, Sunardi dan Eko Waluyo, bertugas sebagai pialang yang mengumpulkan para konsumen. “Modusnya melalui online, uang taruhan ditransfer,” imbuhnya. Karena lintas pulau, pihaknya membutuhkan waktu lama membongkar jaringan ini.

Untuk pengembangan penyidikan, ketiga pelaku diamankan ke Polres Banyuwangi. Mereka akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang tindak pidana Perjudian. Menurut Panji, pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini. Khususnya, membongkar jaringan yang lebih luas. “ Dugaanya, jaringan di bawahnya masih banyak. Ini yang masih terus kita kembangkan,” pungkas Panji. (udi)

Pelanggan Tabloid Bisnis Banyuwangi – Harga Langganan Rp. 5.000,-/bulan

HUB. : 085236362484